Roni Pasla: Anggaran Pembangunan Lebih Banyak ke Tenayan Daripada Perbaikan Drainase

PEKANBARU – Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla mengungkapkan selama ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan porsi anggaran lebih besar ke arah Tenayan Raya, padahal masih banyak hal-hal yang lebih mendesak.

“Sungai Sail itu sebenarnya sudah bisa kita prediksi sebelumnya, sudah ada pendangkalan disana, kan kalau sedang kering kita bisa lihat pulau-pulau kecil, tapi kan pemerintah selama ini saling lempar tanggung jawab, baik Pemko, Pemprov, maupun pusat,” kata Politisi PAN ini kepada GoRiau.com, Minggu (25/4/2021).

Masyarakat, lanjutnya, tidak peduli terkait siapa yang punya kewenangan, yang mereka inginkan adalah bagaimana mereka tidak terdampak banjir lagi. Sayangnya, Pemko Pekanbaru tidak menangkap keinginan masyarakat ini.

“Kita harus akui, penganggaran memang tak berpihak ke masyarakat. Lihat, berapa persen sih anggaran yang diperuntukkan dalam pembangunan drainase? Sangat timpang dengan proyek-proyek yang ada di tenayan,” tuturnya.

Roni juga menyayangkan Wali Kota Firdaus yang malah menyalahkan pemerintahan sebelumnya, dan seolah-olah mencuci tangan. Kalau memang Wali Kota mengerti kebutuhan masyarakat, mestinya Pemerintah sudah memikirkan sumur resapan.

“Rata-rata perumahan sekarang itu sudah di cor semua, tidak ada sumur resapan, apakah yang salah pemerintahan yang lama?” ulasnya.

Sebagai informasi, Pekanbaru kerap dilanda banjir ketika hujan turun, banjir ini merupakan persoalan klasik dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan, banjir tidak hanya melanda daerah pinggiran sungai, namun juga di kawasan tengah kota.