oleh

Lebaran Pertama, Penyeberangan Roro Bengkalis Ditutup, Ini Alasannya

BENGKALIS–Lebaran pertama atau 1 Syawal 1442 H, seluruh aktivitas di pelabuhan penyeberangan roll on roll off (Roro) Air Putih, Kecamatan Bengkalis dan Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu dihentikan. Langkah ini untuk menghindari mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Atas pertimbangan agar tidak terjadi kerumunan massa dalam jumlah besar yang dapat memicu penyeberangan Covid-19, maka pada Hari Raya pertama atau 1 Syawal 1442 H, kita memutuskan untuk menuturu pelabuhan Ro-Ro Air Putih dan Sungai Selari,” ungkap -Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, Djoko Edy Imhar, Rabu 5 Mei 2021.

banner 300x250

Terkait rencana penutupan ini, Dishub Bengkalis telah membuat surat nomor 550/DIHUB/V/2021/215, tanggal 5 Mei 2021 yang ditandatangan Kepala Dinas Perhubungan Djoko Edy Imhar.

Surat ditujukan kepada Kepala UPT Penyeberangan Dishub Kabupaten Bengkalis, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Batam, Manager Cabang PT Jembatan Nusantara, Manager Cabang PT Atosim Lampung Pelayanan Bengkalis.

Dalam surat tersebut diminta kepada operator pelabuhan penyeberangan dan angkutan penyeberangan untuk dapat menginformasikan kepada pengguna jasa, sejak dini.

Diungkapkan Djoko, alasan penutupan pelabuhan Roro merujuk pada pengalaman tahun sebelumnya, terjadi penumpukan atau kepadatan penumpang setelah shalat Ied sampai malam hari. Untuk mengurai dan menghindari penumpukan tersebut, maka Dishub Bengkalis menghentikan seluruh aktivitas di pelabuhan Ro-Ro.

“Intinya pada hari raya pertama ditutup, sehingga tidak ada aktivitas. Selanjutnya pada hari raya kedua pelabuhan Roro kembali beroperasi sebagaimana biasanya,” ungkap Djoko.

Disinggung langkah-langkah antisipasi pada hari raya kedua dan seterusnya. Diungkapkan mantan Camat Mandau ini, sebagai langkah antisipasi kerumuman penumpang, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti memakai masker, mengatur jumlah penumpang agar tidak terjadi penumpukan dan mengatur jarak.

Untuk memaksimalkan pelayanan penyeberangan Roro Air Putih–Sungai Selari, mulai 6 hingga 17 Mei 2021 akan diberlakukan pelayanan 24 jam. Langkah ini, bentuk komitmen pasangan Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa penyeberangan.

“Dengan penerapan pelayanan 24 jam Roro Air Putih dan Sungai Selari, masyarakat yang ingin menyeberang bisa dimanfaatkan waktu-waktu senggang, gunakan menghindari kerumunan,” ungkapnya.