BENGKALIS-Sebanyak 16 orang warga masyarakat yang lagi nongkrong tidak menggunakan masker, dilakukan swab antigen di tempat saat operasi yustisi tim gabungan Satgas Covid-19, Jumat malam (28/5/2021).
Patroli Ops Yustisi dipimpin langsung Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan bersama 103 personel tim gabungan, diantaranya, TNI, Polri, BPBD, Diskes, Satpol-PP dan Dinas Perhubungan.
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan kepada wartawan menyampaikan bahwa, pelaksanaan kegiatan ops yustisi penertiban dan penindakan ini sesuai Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 67 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.
Kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satpol PP dan Keputusan Bupati Bengkalis Nomor 342/KPTS/IV/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Instruksi Bupati Bengkalis Nomor 1 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan corona virus disease 2019 atau covid 19 di tingkat desa dan kelurahan untuk mengendalian penyebaran corona virus di Kabupaten Bengkalis.
“Untuk malam ini ada 103 personel yang dilibatkan dalam penegakan protokol kesehatan, dimana dibagi dua tim. Satu tim stasioner di jalan Jendral Sudirman, kemudian ada satu tim yang bergerak ketempat tempat usaha diantaranya kedai kopi dan warnet,”ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.
Diutarakan Kapolres, dari hasil dalam kegiatan ops yustisi ini, ada 16 orang yang tidak menggunakan masker dan langsung dilakukan swab antigen di tempat.
“Dan dari hasil swab alhamdulillah masih negatif non reaktif semuanya. Semoga hasilnya memuaskan dan tidak ada yang terkonfirmasi. K ami berharap dan mengimbau kepada seluruh masyarakat dengan tingginya kasus Covid-19 di Kecamatan Bengkalis, harus menggunakan protokol kesehatan. Baik di kedai kopi maupun dimana harus selalu menggunakan masker,” ujar Kapolres.
Menurut Kapolres, dengan masyarakat yang mematuhi Prokes sehingga dapat mengurangi penularan covid-19 dan menjadi menurun.
“Operasi yustisi ini akan dilaksanakan secara rutin dalam satu Minggu akan dilaksanakan bisa 2-3 kali selama tiga bulan ini,” ujarnya.
Hasil operasi Yustisi terbagi dua tim yang terjaring sebanyak 49 orang diantaranya 22 orang swab antigen negatif, 25 orang peneguran lisan dan 2 orang dikenakan pus up.










