28 Titik Panas Terdeteksi di Pelalawan, Karhutla Teluk Meranti Padam

banner 468x60
Petugas BPBD Damkar Pelalawan di lokasi karhutla Desa Pulau Muda, Teluk Meranti, untuk upaya pemadaman, Kamis (29/7/2021). (foto-istimewa)

PANGKALAN KERINCI –Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, di Kabupaten Pelalawan terdeteksi sebanyak 28 titik panas (hot spot).

“Iya, hari ini Pelalawan terpantau 28 hot spot,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, H Abu Bakar, Jumat (30/7/2021).

banner 400x400

Titik hot spot tersebar di sejumlah wikayah di Kabupaten Pelalawan. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mukai terjadi di Pelalawan.

Salah satunya, Karhutla terjadi di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti. Kebakaran menghanguskan kebun sawit milik masyarakat. Diperkirakan 2 hektare lebih kebun sawit produktif terbakar.

Abu Bakar sebelumnya mengatakan, kebakaran kebun sawit di Desa Pulau Muda berhasil dipadamkan. Saat ini, petugas BPBD Pelalawan fokus melakukan upaya pendinginan di lokasi kebakaran.

Luas kebun kelapa sawit milik warga yang terbakar sejak Rabu (28/7/2021) kemarin, diperkirakan mencapai 2 hektare lebih.

“Pagi ini, petugas masih di lokasi fokus pada pendinginan beberapa titik api kecil,” ungkap Abu Bakar.

Setelah dipastikan padam, petugas BPBD Pelalawan mulai melakukan pendinginan. Hal ini untuk mencegah agar lahan tidak kembali terbakar.

“Kita fokus pendinginan, pada beberapa titik api kecil di lokasi,” terangnya, kepada GoRiau.com.

Terkait luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan, namun diperkirakan luas kebun kelapa sawit yang terbakar 2 hektar lebih.

“Kami imbau agar warga dapat meningkatkan kewaspadaan saat cuaca panas seperti sekarang ini dengan tidak melakukan pembakaran di lahan, tidak membuang puntung rokok agar lahan tidak terbakar,” imbau Abu Bakar.

banner 970x250