Cek Pembangunan Jalan di Rohil, Gubernur Riau Merasakan Sulitnya Melewati Jalan Rusak Berat di Pedamaran

banner 468x60

PEKANBARU- Usai melakukan kunjungan ke Kantor Camat Perkaitan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersama rombongan menelusuri Jalan Pedamaran dari Kecamatan Pekaitan menuju Kecamatan Kubu yang dalam proses pengerasan jalan.

Sepanjang jalan tanah sekitar 32 kilometer itu, debu tebal menyelimuti. Dan di pertengahan jalan, Mobil BM 1 yang ditumpangi Syamsuar sempat berhenti, karena jalan rusak berat. Silap mengambil jalan, bisa terpuruk.

banner 338x250

Persoalan jalan milik Pemprov Riau yang sering rusak ini, disebabkan daerah tersebut memang daerah rawa. Sehingga bila musin penghujan tiba, kerusakan jalan tak dapat dihindari lantaran banjir. Sedangkan bila musim panas, daerah tersebut selalu terjadi kebakaran lahan dan hutan (Karlahut).

Meskipun daerah Pedamaran sering terjadi banjir dan Karlahut, namun ada potensi alam yang bisa digarap. Sehingga hal ini dapat menopang pertumbuhan ekonomi setempat. Yakni, ada sejumlah danau yang bisa dikemas menjadi objek wisata baru, dan potensi perkebunannya.

Di pinggir jalan berdebu dan di bawah terik matahari siang Jumat (30/7/2021), setelah meninjau dan mendapat keluhan dari Bupati Rohil Afrizal Sintong dan Camat Perkaitan Saryono yang mendampingi Syamsuar melakukan kunjungan kerja, sebuah solusi langsung ditawarkan orang nomor satu di Provinsi Riau itu.

“Siapkan lahan seluas 5 haktare, entah itu boli atau dapat sedekah. Di atas lahan 5 haktare itu kita bangun waduk,” kata Syamsuar dengan logat Melayu Rohil.

Kementerian PUPR, jelas Syamsuar, ada program pembangunan waduk, namun daerah diminta untuk menyediakan lahan 5 haktare. “Saya sudah bicarakan hal ini ke Kementerian PUPR, mereka bersedia membangun waduk di sini,” ungkap Syamsuar.

“Ado tak lahan sebanyak 5 haktare,” tanya Syamsuar kepada Camat Perkaitan Saryono yang langsung menjawab, “Ado, Pak.”

Kalau nantinya waduk sudah dibangun pada tahun inu, maka masalah banjir bisa diatasi, debit air dapat diatur sedemikian rupa. Selain bisa mengatasi banjir, penanganan kebakaran lahan dan hutan di sini juga bisa cepat diatasi.

Sedangkan untuk pengerjaan fungsional jalan, nantinya dikerjakan PUPR Riau. Dananya bisa dari hibah Amerika yang diperoleh Provinsi Riau, dan untuk infrastruktur jalan ini sudah dimasukan dalam hibah dari Amerika itu.

“Danau-danau kecil yang ada di sini, bisa kita jadikan objek wisata. Kita bersihkan, dan tentunya hal ini nantinya dapat menjadi pendapatan baru bagi masyarakat di sini,” harap Syamsuar.

Sambil mengelap keringat di dahi dengan tangan kanannya, Afrizal Sintong, tampak tersenyum lebar saat jumpa pers. “Ini kunjungan Pak Gubernur yang sangat luar biasa, mudah-mudahan semua keluhan ini cepat terealisasi,” kata bupati yang biasa disapa Bang Epi Sintong itu.

Satu waduk yang kan dibangun, ucap Epi Sintong, ada empat manfaat yang bisa didapati masyarakat. Yakni, bisa mengatasi banjir, mengatasi Karlahut, bermanfaat bagi perkebunan dan danau bisa menjadi objek wisata yang baru.

banner 970x250