Latma Manyar Indopura 2026 Digelar di Pekanbaru, TNI AU-RSAF Fokus Operasi SAR

banner 468x60

Inforiau.ID, PEKANBARU – Latihan Bersama (Latma) Manyar Indopura 2026 kembali digelar di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn), Pekanbaru.

Latihan yang melibatkan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) tersebut salah satunya difokuskan pada bidang operasi pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR).

banner 338x250

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Rsn Kolonel (Pnb) Andri Setyawan mengatakan, seremoni pembukaan Latma Manyar Indopura 2026 telah dilaksanakan pada Senin (7/9/2026).

Menurutnya, pembukaan latihan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama dan interoperabilitas antara TNI AU dan angkatan udara negara tetangga tersebut.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Lanud Roesmin Nurjadin dapat menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan latihan bersama ini,” kata Kolonel Andri, Selasa (8/9/2026).

Ia berharap Latma Manyar Indopura 2026 dapat memberikan manfaat besar bagi kedua angkatan udara sekaligus semakin mempererat hubungan persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

“Kerja sama antara TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Republik Singapura telah terjalin selama bertahun-tahun, yang dibangun berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, dan saling menghormati,” kata Kadisops Lanud Rsn.

Menurut Andri, latihan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel.

Tetapi juga menjadi sarana untuk membahas dan mengembangkan berbagai bentuk kerja sama di masa mendatang.

“Melalui latihan ini, kita akan berlatih sekaligus membahas bentuk-bentuk kerja sama di masa depan, khususnya dalam operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR), termasuk evakuasi medis dan penerjunan personel,” harapnya.

Dari pihak Singapura, turut hadir Commander Helicopter Group RSAF Colonel (COL) Oh Chun Keong.

Latma Manyar Indopura 2026 melibatkan dua alutsista helikopter dari masing-masing negara, yakni CH-47 Chinook milik RSAF dan H225M Caracal milik TNI AU.

Keterlibatan kedua platform tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan bersama dalam menghadapi berbagai skenario operasi SAR dan misi kemanusiaan.

Melalui latihan bersama ini, personel TNI AU dan RSAF diharapkan semakin terlatih dalam melaksanakan koordinasi dan operasi SAR, termasuk menghadapi situasi yang membutuhkan evakuasi medis maupun penerjunan personel.

banner 970x250