Dentuman Keras Sempat Hebohkan Warga di Wilayah Panam, Ternyata Prajurit Paskhas Tengah Latihan dan Tidak Berbahaya

banner 468x60

PEKANBARU – Suara dentuman sempat beberapa kali terdengar pagi tadi, di sekitar wilayah Panam, Kota Pekanbaru, sempat membuat warga heboh. Ternyata suara tersebut berasal dari Batalyon Komando Paskhas 462 Pulanggeni.

Dentuman suara yang terdengar hingga beberapa kali itu, menjadi heboh ditengah masyarakat hingga media serial, karena masyarakat tidak terbiasa dengan suara dentuman, seperti yang terdengar pada hari Jumat (6/8/2021) pagi.

banner 338x250

Seperti yang diungkapkan seorang warga bernama Olla Marzola, yang kebetulan tinggal di sekitar Jalan Rambutan.

“Iya pagi tadi, kaget juga saya, itu suara apa ya keras kali sampai berkali-kali saya dengar,” kata Olla kepada GoRiau.com.

Usut punya usut, ternyata dentuman itu berasal dari Batalyon Komando Paskhas 462 Pulanggeni. Dimana pagi tadi para prajurit Paskhas tengah melakukan latihan Perebutan Pangkalan.

Demikian disampaikan oleh Komandan Batalyon Komando 462 Paskhas Letkol Pas Junaidi.

“Itu memang latihan rutin kita, latihan untuk ketangkasan prajurit kita (Paskhas), itu latihan uji siap operasi (Luso) memang rutin kita lakukan setiap tahun,” kata Junaidi kepada GoRiau.com, Jumat sore.

Perwira menengah dengan bunga dua dipundaknya itu juga memastikan, dentuman itu dipastikan tidak membahayakan masyarakat, untuk itu masyarakat tidak perlu menaruh rasa khawatir.

“TNT yang berbunyi pagi tadi itu, masyarakat tidak perlu khawatir karena itu tidak tajem (tidak berbahaya), jadi tidak perlu khawatir, karena aman,” lanjutnya.

Lebih lanjut Komandan prajurit berbaret jingga itu menjelaskan, latihan prajurit itu sendiri, sudah dilakikan sejak 5 hari terakhir.

“Kita sudah latihan selama seminggu, tadi pagi itu terakhir, pertama kita nembak presisi, hari kedua nembak reaksi, hari ke tiga lintas medan, hari ke empat halang rintang, ke lima ini tadi perebutan pangkalan. Ini latihan hari terakhir,” beber Junaidi.

Terakhir Junaidi , biasanya latihan dilakukan diluar kawasan Markas Komando Paskhas 462 Pulageni, namun karena mempertimbangkan kondisi yang sedang pandemi Covid-19, maka latihan dilakukan di kawasan Lanud RSN.

“Karena Covid-19 kita latihan di seputaran Lanud RSN, biasanya kita keluar biasa ke daerah danau buatan, karena Ini sedang situasi Covid, kita lakukan di dalam areal Lanud saja,” tutupnya.

Untuk diketahui, Korps Pasukan Khas, merupakan pasukan elite yang dimiliki TNI Angkatan Udara. Paskhas merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat.

banner 970x250