PEKANBARU – Komisi IV DPRD Provinsi Riau membidangi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengundang PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) selaku anak perusahaan Pertamina yang ditunjuk sebagai operator Blok Rokan.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan ini berlangsung di ruangan komisi IV DPRD Riau, Kamis (12/8/2021) dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama PHR, Jaffee A Suardin dan jajarannya.
Wakil Ketua Komisi IV, Dani M Nursalam mengatakan, rapat tersebut merupakan pertemuan perdana antara PHR dengan lembaga DPRD Riau. Dalam hal ini, Komisi IV merupakan komisi yang menjadi leading sector untuk menunjang operasional eksplorasi.
“Karena ini perdana, mereka juga baru bertuga, jadi kita mau mengetahui program yang akan dilakukan PHR. Karena pimpinan PHR masih baru, jadi belum full menjelaskan,” kata Politisi PKB ini.
DPRD Riau, ujar Dani, juga mendukung semua upaya PHR dalam rangka peningkatan kinerja, dimana saat ini Blok Rokan baru bisa menghasilkan minyak sekitar 164 ribu barel, sementara target nasional itu 1 juta barel.
“Jadi, Blok Rokan akan tetap menjadi blok andalan dalam meningkatkan pendapatan negara. PHR juga bilang, bahwa mereka akan berupaya mempertahankan atau bahkan menggenjot. Sumur minyak yang ada dimaksimalkan, dan juga sudah direncanakan pengeboran sumur minyak baru,” tuturnya.
Selain itu, Komisi IV DPRD Riau, juga menyampaikan temuan dari sejumlah elemen yang mempertanyakan soal limbah, diharapkan PHR bisa menyelesaikan persoalan lingkungan yang disisakan Chevron.
Rapat ini dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan, didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Dani M. Nursalam, serta anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau lainnya, yaitu Adam Syafaat, Farida H. Saad, Yuyun Hidayat, Syafrudin Iput, Mardianto Manan, Nurzafri, Abdul Kasim, dan Sahidin. Serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Syafaruddin Poti.










