Dekan FT UIR Dapat Pendanaan Program World Class Professor dari Kemendikbudristek

banner 468x60

PEKANBARU-Berita gembira bagi civitas akademika Universitas Islam Riau (UIR) dan khususnya Fakultas Teknik (FT). Dekan mereka, Dr. Eng. Muslim mendapat dana hibah kegiatan World Class Professor (WCP).

banner 338x250

Ini merupakan pertama kali bagi UIR mendapatkan program tersebut setelah diluncurkan sejak beberapa tahun lalu. Dekan lulusan Korea Selatan ini aktif menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam dan luar negeri. Salah satu kerjasama yang telah dibangun dengan mitra di luar negeri adalah Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Kerjasama yang dilakukan saat ini adalah matching grant sejak 2020 sampai dengan 2022 terkait penelitian bersama tentang chemical EOR di PT. SPR Langgak.

Setelah kerjasama tersebut berjalan sampai saat ini, peluang kerjasama lain yang diusulkan oleh Ketua Pusat Studi Pengembangan dan Peningkatan Produksi Minyak Bumi (PSP3MB) bersama pihak UTM adalah World Class Professor (WCP). Assoc. Prof. Dr. AgusArsad (R&D Manager di IFOG) yang menjadi mitra dalam matching grant dengan Dr. Eng. Muslim menyambut baik untuk bersama-sama menyusun dan mengajukan proposal ke Kemendibudristek tersebut pada Juni lalu.

Adapun kegiatan WCP ini diantaranya adalah guest lecturer, workshop dan joint publication. Dalam proposalnya diwajibkan membuat 2 paper yang disubmit ke Jurnal International bereputasi minimal Q2.

Dalam hal ini Muslim dan Agus Arsad telah menyiapkan 3 draft paper yang akan disubmit. Kegiatan ini berlangsung selama 4 bulan (Agustus s/d November 2021). Karena kondisi pandemic Covid-19, kegiatandilakukansecara online.

Kegiatan WCP ini juga melibatkan dosen-dosen lainnya dari Prodi Teknik Perminyakan UIR, yaitu Novia Rita, MT (Ketua Prodi Teknik Perminyakan dan Dike Fitriansyah Putra, ST, MBA., M.Sc).

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membangun jaringan internasional dan sekaligus dapat mendukung dalam menghasilkan paper/jurnal yang berkelas dunia,” ujar Muslim, Ahad (15/8/2021).

Salah satu syarat untuk mengusulkan program WCP ini adalah telah memiliki jenjang pendidikan S-3, jabatan fungsional lector kepala (assoc professor), memiliki publikasi international yang bereputasi, memiliki H index >3, memiliki mitra di dalam atau luar negeri dengan H index >10.

“Tidak semua dosen dapat mengikuti program WCP ini. Hanya 41 kampus dan 77 dosen dari seluruh Indonesia yang lolos dan mendapatkan pendanaan kegiatan ini dari Kemendibudristek tahun 2021. Saya telah mengajukan proposal WCP pada tahun 2020 dan saat itu belum lolos untuk mendapatkan pendanaandari Pemerintah Indonesia. Alhamdulilah, berbekal kegagalan tahun sebelumnya dan mencoba mencari kelemahan dari proposal sebelumnya, proposal yang diajukan pada tahun 2021 lolos,” ujar Muslim.

Ditambahkan doktor lulusan Sejong Universiti ini, salah satu kunci untuk mendapatkan atau lolos mulai dari proses administrasi adalah mampu menunjukan adanya draft publikasi/paper serta target yang dicapai adalah jurnal internasional bereputasi Q1 atau Q2 dengan persentase draft yang ditulis diatas 75%.

Sementara itu, Rektor UIR Prof. Dr. Syafrinaldi, SH., MCL mengucapkan selamat atas keberhasilan yang diperoleh Dekan Fakultas Teknik dan semoga menjadi motivasi bagi yang lainnya untuk tetap berprestasi walaupun di masa pandemic ini.

“Selamat buat Dekan Fakultas dan semoga dapat mendukung Visi UIR menjadi universitas berkelas dunia berlandaskan iman dan takwa,” harap Rektor UIR.

banner 970x250