IM3 Ooredoo Tembus Keterisoliran Jaringan, Daring di Tengah Perkebunan Sawit Bukan Halangan

PEKANBARU – Kebutuhan akses internet di masa globalisasi dan digitalisasi seperti saat ini, telah menjadi kebutuhan primer bagi seluruh orang. Tidak lagi memandang kelas sosial tertentu, semua orang setiap harinya kini saling terhubung melalui jaringan internet, mulai dari pekerjaan, pendidikan hingga hanya untuk saling bertukar kabar.

Dari sekian banyak provider jaringan internet, IM3 Ooredoo merupakan satu-satunya yang konsisten memberikan layanan ‘berkeadilan’ bagi konsumennya. Tidak hanya ‘banjir promo’ dan memberikan penawaran paket internet dengan harga merakyat, IM3 Ooredoo juga konsisten memperkuat jaringan hingga ke pelosok desa.

Mulyani (27), warga Desa Teluk Kenidai, Kampar, Riau, kini terlihat sumringah setiap hari sejak mengganti provider seluler lamanya dengan IM3 Ooredoo. Jika sebelumnya dia tampak keluar masuk desa untuk mencari jaringan internet, sekarang ia hanya perlu duduk manis di dalam rumahnya untuk bekerja selama work from home. Begitu juga dengan anggota keluarganya yang juga membutuhkan jaringan internet untuk belajar daring.

“Saat pandemi sedang parah-parahnya, banyak dari kami yang work from home. Awalnya sempat bingung gimana jaringan tidak ada yang bagus, hingga akhirnya saya mendapat info bahwa di lokasi desa saya sudah masuk jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo. Setelah saya coba, ternyata ngebut jaringannya,” kata Mulyani terkekeh karena sebelumnya belum pernah berkesempatan merasakan jaringan internet ‘ngebut’ selama ia tinggal di desa yang masih di kelilingi perkebunan sawit tersebut, Rabu (10/11/2021).

Aktivitasnya mulai dari daring zoom, input data online hingga kirim file laporan, kini terselesaikan dengan mudah dengan satu jaringan IM3 Ooredoo.

“Urusan pekerjaan saya menjadi terselesaikan dengan cepat. Sekolah daring keponakan lancar, dan bahkan untuk main game online juga lancar jaringannya tidak ada istilah nge-lag. Paket internetnya juga murah, saya cukup mengambil paket Sensasi Flash Sale, 100ribu hingga 150ribu per bulan, sangat terjangkau sekali,” jelasnya.

Selain itu, Mulyani mengatakan promo yang ditawarkan IM3 Ooredoo selalu murah-murah. Satu diantara promo yang paling menarik perhatiannya Mulyani adalah promo paket internet yang masa aktifnya dua hingga tiga bulan.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

“Saya puas sekali waktu ada promo paket internet yang masa aktifnya sampai dua sampai tiga bulan. Pokoknya itu murah banget. Ini nggak tahu masih ada apa nggak, mudah-mudahan promo yang kayak gitu dibanyakin lagi,” harapnya.

Sebelumnya, Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena menyatakan bahwa Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah selama pandemi, diantaranya untuk mendukung pembelajaran jarak jauh ( PJJ) dan work from home.

“Indosat Ooredoo tidak hanya menyediakan layanan Internet dan Paket Data yang terjangkau, tetapi juga akan membangun ekositem pembelajaran daring yang efektif terutama pada masa pandemik saat ini. Kami akan terus mendukung percepatan digitalisasi di berbagai sektor penting, termasuk sektor pendidikan,” ungkapnya.

Selain itu, sejak awal pandemi, Indosat Ooredoo telah berinisiatif memberikan program yang membantu proses pendidikan tersebut antara lain program peningkatan bandwidth sebesar 20% diberikan kepada 56 universitas, serta membuka akses ke lebih dari 200 ip universitas ternama di Indonesia.

Indosat juga telah melakukan penambahan site baru 4G/LTE sejak Agustus 2021 dan akan terus menjangkau 645 desa terpencil hingga akhir tahun 2022. Ini merupakan bagian dari program pembangunan 3.435 BTS 4G di daerah 3T oleh Kemkominfo diamanatkan kepada operator seluler.