PEKANBARU- Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru, angkat bicara terkait pengiriman papan bunga di depan Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (4/11/2021).
Ketua MPC PP Kota Pekanbaru, Iwan Pansa, menjelaskan, pengiriman papan bunga ucapan penolakan tersebut adalah bentuk penyampaian aspirasi mereka, karena melihat situasi hari ini, belum memungkinkan untuk turun ke jalan membawa massa.
“Jadi kita menyampaikan lewat media papan bunga, saja, tapi kami akan tetap persiapkan untuk turun langsung menyampaikan aspirasi, karena negara ini kan negara demokrasi, dan kami warga negara dijamin haknya untuk menyampaikan pendapat,” kata Iwan Pansa, Kamis (4/11/2021).
Apalagi, kata Iwan, persoalan ini berkaitan dengan kemaslahatan banyak orang, sebab lembaga DPRD adalah lembaga pengambil kebijakan untuk masyarakat diKota Pekanbaru. “Kalau seperti kerajaan begini cara memimpinnya, tentu kamipun dirugikan,” tegasnya.
Sekretaris MPC PP Kota Pekanbaru, Suhermanto, mengungkapkan, pengiriman papan bunga ini merupakan wujud ketegasan PP Kota Pekanbaru, yang masih berada dalam satu komando.
“15 kecamatan mendukung penuh sikap MPC, dan ini sikap Pemuda Pancasila yang tidak ingin Kota Pekanbaru ini dijadikan Dinasti oleh Wali Kota Pekanbaru dan kroni-kroninya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua BPPH Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Dedi Harianto Lubis, menyatakan, sikap PP ini sudah berdasarkan hukum yang berlaku, karena pemberhentian Hamdani sebagai Ketua DPRD dinilai cacat hukum dan terkesan dipaksakan.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
“Penunjukkan Ginda sebagai Plt Ketua DPRD juga cacat hukum, karena informasinya diangkat secara lisan, seperti memilih ketua kelas anak SD saja, tukang parkir saja di Pekanbaru harus dapat surat dari Dinas Perhubungan, masa Ketua DPRD secara lisan, kan tidak sesuai aturan hukum yang berlaku, harusnya SK Gubernur dong,” tutupnya.
Sebelumnya, papan bunga yang berisikan penolakan Ginda Burnama sebagai Plt Ketua DPRD Kota Pekanbaru memenuhi halaman gedung DPRD Kota Pekanbaru.
Hal itu mulai terlihat pada hari Kamis (4/11/2021) pagi, satu persatu papan bunga ini mulai berdatangan di Kantor DPRD Pekanbaru yang memang dalam beberapa hari ini diributkan dengan pemakzulan Hamdani selaku Ketua DPRD Pekanbaru.
“Kami menolak Ginda Burnama menjadi Plt Ketua DPRD Kota Pekanbaru,” begitu tulisan dari papan bunga.
Selain mengirimkan papan bunga yang berisikan penolakan Ginda Burnama sebagai Plt DPRD Kota Pekanbaru, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru juga melakukan aksi pelemparan telor ke arah spanduk yang bergambar foto Ginda Burnama.
/p>Setelah membentangkan foto yang berukuran sekitar 2 x 3 meter, massa dari PP Kota Pekanbaru langsung melemparkan telur ke area wajah dari politisi Gerindra ini.
Terlihat sejumlah massa ini sudah mempersiapkan satu papan telur yang akan dilemparkan ke foto Ginda.
“Telur ini kami lemparkan ke Ginda sebagai simbol penolakan,” kata salah seorang anggota PP yang berada di DPRD Pekanbaru.










