Inforiau.ID, INHIL – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Daerah ini direncanakan bakal memiliki Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional yang menggabungkan jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan.
Pembangunan sekolah tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, DPRD Inhil, serta pemerintah pusat melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau.
Bupati Inhil, Herman, menyambut baik rencana pembangunan sekolah tersebut. Menurutnya, kehadiran SNT menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka akses bagi anak-anak dari berbagai kalangan masyarakat.
“Ini anugerah besar bagi Kabupaten Indragiri Hilir. Kita diberi sekolah terintegrasi setingkat boarding school internasional yang biasanya hanya ada di kota-kota besar. Sekolah ini membuka peluang bagi seluruh masyarakat, termasuk anak-anak petani, untuk menikmati pendidikan berstandar internasional demi meningkatkan mutu SDM daerah,” ujar Herman, Rabu (21/10/2026).
Herman juga mengapresiasi respons pemerintah pusat terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan berkualitas di Inhil. Ia berharap pembangunan sekolah tersebut dapat segera terealisasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Penanggung Jawab (PIC) SNT BPMP Riau, Safwan Mahendra, menjelaskan bahwa pembangunan sekolah terintegrasi merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan dan digitalisasi.
Menurut Safwan, berbagai persiapan teknis terus dilakukan, termasuk pengumpulan data kondisi lahan, topografi, dan kesesuaian tata ruang sebagai dasar penyusunan desain bangunan.
Ia memastikan kondisi tanah gambut di lokasi pembangunan tidak menjadi hambatan utama karena dapat ditangani menggunakan teknologi konstruksi yang sesuai.
“Status lahan gambut bukan kendala karena bisa dioptimalisasi melalui solusi teknis, seperti penggunaan sistem tiang pancang. Data fisik tanah, topografi, hingga tata ruang (PKPPR, KDB, KLB) telah diserahkan kepada tim arsitektur Kementerian untuk penerbitan basic design bangunan dalam waktu dekat,” ungkap Safwan.
Dukungan terhadap pembangunan SNT juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, Junaidi. Ia menegaskan pihak legislatif bersama pemerintah daerah siap mengawal seluruh tahapan persiapan agar pembangunan dapat segera dilaksanakan.
Junaidi mengungkapkan, tim dari kementerian terkait telah turun langsung meninjau kesiapan lokasi pembangunan. Selain itu, persoalan legalitas lahan juga telah mendapat kepastian setelah adanya penyerahan sertifikat tanah secara simbolis oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Hari ini tim dari Kementerian Pendidikan dan Kemendagri turun langsung meninjau kesiapan lapangan. Pihak BPN juga telah menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis, sehingga status lahan sudah clear and clean. Dari daerah, kita berkomitmen merampungkan dokumen Amdal serta menganggarkan pembangunan jalan akses menuju lokasi SNT,” jelas Junaidi.
Dengan adanya kepastian status lahan dan dukungan pemerintah daerah, proses persiapan pembangunan SNT diharapkan dapat berjalan lebih cepat.
Pemkab dan DPRD Inhil juga berkomitmen mendukung penyelesaian dokumen lingkungan serta penyediaan infrastruktur jalan menuju kawasan sekolah.
Selanjutnya, proyek pembangunan SNT diharapkan segera memasuki tahapan lelang dan konstruksi oleh pemerintah pusat.
Kehadiran sekolah terintegrasi berstandar internasional tersebut diharapkan menjadi langkah penting dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas, sekaligus melahirkan generasi muda Inhil yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.










