PEKANBARU – Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) Provinsi Riau kembali mendatangi Kantor DPC Gerindra Kota Pekanbaru untuk mempertanyakan tindaklanjut dari surat yang telah dikirimkan minggu lalu.
Dalam pertemuan pada siang hari yang diterima oleh Sekretaris DPC Gerindra Kota Pekanbaru, ditegaskan DPC sudah melakukan pembahasan, dan hasilnya semua permasalahan ini sudah diserahkan ke Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kota Pekanbaru.
Ketua Gardu Prabowo Riau, Irwansyah, menambahkan, Gerindra Pekanbaru juga berjanji akan menyampaikan hasil ini kepada media massa, mengingat persoalan ini sudah terlanjur viral dan menimbulkan citra yang kurang baik di tengah masyarakat.
“Kami menilai jawaban yang diberikan oleh pihak DPC Gerindra terkesan buang badan, karena menyerahkan sepenuhnya ke fraksi, padahal ini adalah domain DPC Gerindra, karena sudah menjadi momok buruk Gerindra di tengah masyarakat, hal ini bukan lagi konsumsi internal DPRD saja,” tegasnya, Rabu (17/11/2021).
Gardu Prabowo juga menilai DPC Gerindra Kota Pekanbaru, kurang respek dengan perkembangan di masyarakat tentang Partai Gerindra. Padahal, hal ini mencerminkan bahwa Gerindra menjadi korban akibat ambisius anggota dewan untuk menjadi pimpinan DPRD.
“Gardu Prabowo akan terus memantau situasi di tengah masyarakat dalam hal ini secara detail. Karena ini menyangkut elektabilitas partai, apalagi Pak Prabowo akan kembali maju di 2024 nanti,” tutupnya.
Sebelumnya, organisasi sayap Partai Gerindra, yakni Gerakan Rakyat Dukung (Gardu) Prabowo Provinsi Riau angkat bicara terkait permasalahan internal DPRD Kota Pekanbaru yang menyeret nama Wakil Ketua DPRD Pekanbaru dari Partai Gerindra, Ginda Burnama.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Gardu Prabowo sendiri menyampaikan pernyataan sikap kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Pekanbaru di Jalan Arifin Achmad. Selanjutnya, mereka juga menjumpai Sekretaris DPD Gerindra Riau, Hardianto untuk menyampaikan keluh kesah mereka ini.
Ketua Gardu Prabowo Riau, Irwansyah, mengatakan, pihaknya menolak keras klaim Ginda sebagai Plt Ketua DPRD Pekanbaru usai memberhentikan Hamdani sebagai Ketua DPRD dalam rapat paripurna.
“Plt Ketua DPRD Pekanbaru itu, hal yang tabu, apalagi sampai ada yang menyebut ‘Gerindra melakukan begal politik’ ke PKS. Itu kan memengaruhi citra Prabowo dan Gerindra. Kita tak mau itu terjadi,” kata Irwan, Rabu (10/11/2021).










