2021 Tinggal Hitungan Hari, Serapan APBD Kuansing Masih 58,01 Persen

TELUKKUANTAN – Serapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau tahun 2021 masih 58,01 persen. Padahal, saat ini sudah pertengahan Desember dan tahun 2021 tinggal hitungan hari.

Hal itu berdasarkan data yang disampaikan Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kuansing yang diterima GoRiau.com, Selasa (14/12/2021) pagi.

Menurut Firman Mustari, Plt Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kuansing, data tersebut merupakan laporan dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) pada rapat evaluasi yang dilakukan pada 30 November 2021.

“Hingga per 30 November 2021, progres realisasi APBD Kuansing baru 58,01 persen, ini penyerapan melalui SP2D,” ujar Firman kepada GoRiau.com di Telukkuantan.

APBD Kuansing tahun 2021 senilai Rp1,4 triliun. Hingga November baru digunakan sebesar 58,01 persen atau senilai Rp812,35 miliar. Sedangkan anggaran yang belum terserap yakni sebesar 41,99 persen atau senilai Rp587,9 miliar.

“Minggu depan agenda rapat evaluasi realisasi anggaran, nanti tiap-tiap OPD akan menjelaskan terkait penyebab rendahnya serapan ini,” ujar Firman ketika ditanya penyebab rendahnya serapan APBD.

Dari data itu, realisasi keuangan paling rendah adalah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Dimana, realisasi keuangan baru mencapai 46,53 persen. Sedangkan OPD tertinggi adalah Satpol PP yang mencapai 84,95 persen. Sedangkan realisasi fisik terendah adalah Bapenda yakni 56,90 persen dan tertinggi adalah DLH sebesar 94,33 persen.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Firman juga memaparkan progres realisasi APBD Kuansing dari Januari hingga November. Untuk Januari, realisasi hanya 1,99 persen, Februari 3,98 persen, Maret 6,08 persen, April 11,18 persen, Mei 21,04 persen, Juni 27,96 persen, Juli 33,77 persen, Agustus 39,05 persen, September 43,83 persen, Oktober 48,50 persen dan November 58,01 persen.