PEKANBARU – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan kemenangan 100 persen di 9 daerah se-Provinsi Riau yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2020.
Target ini wajib dicapai oleh seluruh kader PKS se-Riau, baik di daerah yang PKS berperan sebagai partai pengusung maupun sebagai partai pendukung.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Riau, Hendry Munief dalam acara konsolidasi pemenangan Pilkada 2020. Agenda ini diselenggarakan di Pekanbaru, Sabtu (18/7/2020).“Kita menargetkan kemenangan seratus persen dalam Pilkada 2020 ini. Ada enam kandidat Kabupaten/Kota yang akan diusung oleh PKS, tiga lainnya kita mendukung bakal calon dari partai koalisi,” ujarnya.Hendry melanjutkan, meski bukan kader, tapi tiga daerah yang Paslonnya didukung oleh PKS merupakan figur-figur terbaik yang sudah ditunjuk melalui berbagai pertimbangan matang.Tiga daerah itu ialah Rokan Hulu, Kuantan Singingi dan Pelalawan.Sejauh ini, PKS sendiri sudah mengeluarkan 7 SK dukungan bagi kadernya, yakni tiga Bakal Calon Bupati/Walikota di Bengkalis, Dumai dan Indragiri Hulu. Kemudian empat SK sebagai Bakal Wakil Bupati, yakni di Siak, Kepulauan Meranti dan Rokan Hilir.“Tiga bakal calon Bupati/Walikota, dan empat lainnya sebagai bakal calon Wakil Bupati merupakan figur yang sudah benar-benar kita pelajari kiprahnya. Insya Allah mereka merupakan kader-kader terbaik yang bisa kita jadikan sebagai pelayan masyarakat,” jelas Hendry.Pada kesempatan yang sama, Hendry menambahkan, ada 3 kunci kemenangan dalam Pilkada ini supaya cita-cita kemenangan 100 persen bisa terwujud.“Pertama, menguatkan kedekatan seluruh kader PKS tanpa terkecuali kepada Allah SWT. Kedua, merapikan barisan. Dan ketiga, Kontribusi maksimal dari seluruh kader PKS, minimal memaksimalkan satu kontribusi yang dimiliki,” pungkasnya.Hadir dalam konsolidasi ini Pengurus DPW PKS Provinsi Riau, Pengurus DPD PKS se Provinsi Riau, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi Riau, serta Anggota DPRD dari Fraksi PKS se Provinsi Riau.Acara yang dimulai sejak jam 09.00 tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Terlihat setiap peserta maupun panitia yang terlibat diwajibkan menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh serta menjaga jarak duduk.



