SIAK – Melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Siak, khususnya dari Klaster Sumatera Selatan yang akan bekerja di PT IKPP Tualang dari 1 bertambah 10 orang menjadi catatan penting bagi Bupati Siak, Alfedri untuk mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak, Riau.
“Kami mengimbau kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Siak untuk tidak mempekerjakan atau mendatangkan pekerja dari luar daerah kabupaten Siak selama pandemi Covid-19 ini. Contoh kasus di IKPP Tualang harus kita jadikan pembelajaran,” kata Bupati Siak Alfedri, Rabu (22/7/2020).
Alfedri menyebutkan jika perusahaan kekurangan tenaga kerja, alangkah lebih baik mencari masyarakat tempatan sesuai dengan skill yang dibutuhkan oleh perusahaan.
“Untungnya sebelum memulai pekerjaan, 14 orang dari Sumatera Selatan ini wajib mengikuti tes swab Covid-19 dan awalnya 1 orang dinyatakan positif masuk dalam daftar Kota Pekanbaru, kemudian 10 orang lagi masuk dalam daftar pasien Covid-19 asal Siak . Seluruh tenaga kerja yang Positif ini menjalankan perawatan di Rumah Sakit di Pekanbaru,” kata Alfedri.
Untuk PT IKPP, kata Alfedri, pihak perusahaan telah datang menjumpainya dan menjelaskan alasan kenapa perusahaan mendatangkan tenaga kerja dari Palembang, padahal kondisi masih Pandemi Covid-19.
“Jadi mereka ini adalah orang yang memiliki skil di bidang perbaikan mesin di PT IKPP yang sedang dalam kerusakan. Namun karena PT IKPP juga sangat teliti dalam hal pencegahan Covid-19 ini, maka sebelum mulai bekerja mereka tetap harus menjalankan tes swab,” kata Alfedri.
Alfedri juga menjelaskan mess atau tempat tinggal karyawan Subkontraktor PT Indah Kiat Pulp and Paper tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 ini sudah disemprot disenfektan.
“Karena masih ada 2 orang lagi yang hasilnya negatif. Mereka dikarantina dengan ketat oleh perusahaan di mes yang jauh dari pemukiman penduduk. 6 orang dirawat di Pekanbaru, 5 orang kembali ke Palembang,” kata Alfedri.




