PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan tanggapan terkait bantuan sosial, berupa sembako yang dikembalikan oleh sejumlah warga korban banjir di Kota Pekanbaru. Melalui Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Zarman Chandra, dijelaskan bahwa pengembalian sembako tersebut diakibatkan adanya miskomunikasi antara warga dan pemerintah.
Zarman mengatakan, pemerintah saat itu menyalurkan sembako untuk 11 titik lokasi banjir yang terjadi sejak Kamis (22/4/2021) lalu. Bantuan itu merupakan simbolisasi dari rasa sayang pemerintah kepada warga. Selain itu, pemerintah juga bertujuan untuk menstimulasi warga yang berekonomi mampu agar turut mengulurkan tangan.
“Kalau dilihat besarannya, bantuan itu hanya bentuk cinta kami, rasa sayang kami kepada masyarakat terdampak banjir. Kita juga ingin menstimulasi warga yang mampu, agar ikut berbagi di bulan yang baik ini, bulan Ramadhan,” jelasnya, Minggu (25/4/2021).
Zarman juga menjelaskan, selain bantuan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendirikan dapur umum bagi korban banjir. Dalam waktu dekat, ia juga berjanji pemerintah akan menggelar pengobatan gratis.
“Ini akan segera kita koordinasikan. Dalam beberapa hari kedepan akan gelar pengobatan gratis bagi korban banjir, karena di bulan puasa ini, mereka membutuhkan imunitas tubuh yang baik,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga mengembalikan bantuan sembako yang diberikan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus saat mengunjungi korban banjir di Jalan Cengkeh, Sabtu (24/4/2021) pagi. Warga kemudian meletakkan sembako yang terdiri dari 5 dus mie instan, 5 karung beras dan 4 papan telur ayam, di Mal Pelayanan Publik (MPP), di Jalan Sudirman pada sore harinya.
Berdasarkan keterangan salah satu warga, korban banjir merasa kecewa karena jumlah sembako yang dibagikan oleh pemerintah hanya akan menimbulkan pertengkaran saat dibagi kepada seluruh korban banjir.
“Kalau mau bantu ya benar-benar kasih bantuan. Kalau seperti ini, malah jadi pertengkaran sama kami, karena tidak bisa adil dibagi rata,” pungkasnya.




