Patroli PPKM Mikro, Tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru Masih Temukan Masyarakat Membandel

PEKANBARU – Patroli Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru masih temukan masyarakat yang membandel.

Pantauan GoRiau, pada hari Sabtu (10/7/2021) malam, tampak Satgas Covid-19 yang terdiri dari Polresta Pekanbaru, Kodim 0301 Pemko Pekanbaru, dan Satpol PP Pekanbaru, melakukan patroli mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tuanku Tambusai, hingga ke HR Soebrantas Panam.

Terlihat petugas Satgas Covid-19 berhenti di beberapa tempat penjualan durian, hingga tempat makan, yang masih menerima pembeli untuk makan di tempat yang menimbulkan kerumunan.

Disana Tim Satgas meminta pembeli untuk bubar, dan memberikan peringatan kepada pelaku usaha yang membandel. Bahkan ada beberapa tempat makan yang ditempel stiker pelanggar protokol kesehatan, karena sudah beberapa kali diingatkan namun masih membandel.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendisiplinkan masyarakat agar tidak membuat kerumunan untuk mencegah penularan Covid-19. Termasuk kegiatan Yustisi, selain kita melakukan pencegahan, kita juga melakukan tindakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, Minggu (11/7/2021) dini hari.

Dari kegiatan tersebut, diketahui masih ada masyarakat atau pelaku usaha yang masih membandel, dan tidak menerapkan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, khususnya Pemko Pekanbaru.

“Masih ada beberapa tempat yang melanggar surat edaran walikota, makanya kita memberikan sanksi kepada pelaku usaha yang melanggar aturan, atau menerima pembeli makan ditempat. Seharusnya setelah pukul 20.00 WIB itu sudah tidak boleh lagi makan ditempat, hanya take away, atau dibungkus bawa pulang,” lanjutnya.

Untuk itu, Nandang kembali mengingatkan agar masyarakat atau pelaku usaha agar mengikuti aturan yang ada.

Jika nekat melanggar akan diberikan sanksi administrasi, paling berat pencabutan izin usaha. Ini adalah untuk kepentingan bersama,” tutupnya.