PEKANBARU- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Riau, Asri Auzar, akhirnya angkat bicara terkait kelanjutan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Riau yang semula direncanakan tahun ini.
Dikatakan Asri, keputusan kapan jadwal Musda sepenuhnya merupakan hak Dewan Pimpinan Pusat (DPP), sehingga pihaknya masih menunggu intruksi dari DPP. Saat ini sudah ada sekitar 15 DPD yang telah menyelenggarakan Musda.
“Musda di Riau tetap akan dilaksanakan, karena bagaimanapun bila masa kepengurusan berakhir, harus di Musda-kan lagi,” kata Asri, Minggu (7/11/2021).
Saat disinggung apakah ada kemungkinan Musyawarah Cabang (Muscab) dilaksanakan sebelum Musda, Asri menyebut hal itu bisa saja terjadi kalau memang diperbolehkan oleh AD/ART Partai.
“Sepanjang pelaksanaannya merujuk AD/ART, dan memang diperbolehkan, ya boleh-boleh saja,” singkatnya.
Sebagai informasi, DPP Demokrat sudah menyelenggarakan Kongres pada tahun 2020 lalu, dan di kongres tersebut terpilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Namun, proses konsolidasi ke tingkat bawah agak terhambat karena adanya pandemi Covid-19 dan juga persoalan Kongres Luar Biasa (KLB) yang memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Musda Partai Demokrat Riau sendiri sebelumnya dikabarkan akan dilaksanakan pada pertengah Oktober, namun diundur hingga awal november. Sampai hari ini, DPP Demokrat belum memberikan jadwal pasti pelaksanaan Musda tersebut.




