oleh

FPMPR Anti Korupsi Demo di Kejati Riau Terkait Pungli Proyek APBD Riau 2017

PEKANBARU, RIAU (Inforiau.ID) – Ratusan Massa yang tergabung dalam Forum Pelajar Mahasiswa Pemuda Riau Anto Korupsi menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Ditresrimsus Polda Riau Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru. Kamis (27/7/2017) sekira pukul 15.00 WIB.

Menurut Kordinator Aksi, Broery Marihot Pasolima, Unjuk rasa ini terkait dugaan pungli Proyek yang menggunakan APBD Riau Tahun 2017.

banner 300x250

“Usut tuntas dugaan kasus korupsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tujuk Ajar Integritas yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani dan RTH Taman Putri Kaca Mayang yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman yang melibatkan orang-orang terdekat Gubernur Provinsi Riau,” ujar Marihot dalam orasinya.

Massa juga meminta agar pihak Kejati dan Kepolisian mengusut tuntas dugaan Pungli sebesar 13% terhadap perusahaan pemenang tender proyek yang menggunakan APBD Riau tahun 2017.

“Kami mendesak KPK, Kejati Riau dan Reskrimsus Polda Riau untuk mengusut tuntas dugaan monopoli proyek APBD Riau Tahun 2015, 2016, 2017 yang dilakukan oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan keluarganya,” sambungnya.

Dari pantauan dilapangan, Aksi dilakukan dengan cara berorasi dan membentangkan spanduk yang bertuliskan tuntutan Massa. Massa yang tiba dikantor Kejati Riau pada pukul 15.00 WIB ini menyampaikan bahwa demo mereka kali ini adalah yang ke 5 kalinya dengan permasalahan Korupsi dan monopoli proyek APBD Riau yang diduga dilakukan oleh Gubernur Riau dan Keluarganya.

Kasi Intel Kejaksaan Riau, Sumurung P. Simaremare dalam tanggapannya menyampaikan bahwa pihak Kejaksaan masih menunggu dari pihak ahli dan penyidik untuk menetapkan tersangka.

Selain itu, Pihak Kejati juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Mahasiswa sebagai barometer untuk mengingatkan para Penegak Hukum.

Setelah mendapat tanggapan, Massa meninggalkan Kantor Kejati Riau dan langsung menuju Tugu yang berada didepan Mapolda Riau untuk melanjutkan Orasi.

“Biar Masyarakat Kota Pekanbaru mendengar apa yang terjadi sebenarnya dan apa yang dilakukan oleh Gubernur Riau dan Keluarganya,” tukas orator.

Sore harinya, setelah menyampaikan orasi dan tuntutannya di Tugu yang berada didepan Mapolda Riau, akhirnya Ratusan Massa Forum Pelajar Mahasiswa Pemuda Riau Anti Korupsi ini membubarkan diri dengan tertib. (tw/dd)