oleh

Warga Rangsang Barat Meranti ‘Menghilang’ di Hutan Bakau saat Mencari Tangkai Cangkul

SELATPANJANG – Jupri (77) warga Desa Bina Maju, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti dikabarkan menghilang di hutan bakau saat mencari tangkai cangkul, pada Senin, (15/6/2020) lalu.

“Benar ada warga hilang dari Senin kemarin, hingga saat ini korban masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian,” ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, melalaui Kapolsek Rangsang Barat, Iptu JA Lubis, Kamis (18/6/2020).

banner 300x250

Diceritakan Kapolsek, kalau korban menghilang saat itu disaksikan oleh Saniatul Fajar warga setempat.

Sekira pukul 08.30 Wib, Mustamir (saksi I) mengantarkan korban menuju pintu air Parit Batak mencari kayu intuk membuat tangkai Cangkul, setelah diantar sampai pintu air Parit Batak, Mustamir langsung pulang menuju rumah.

Selanjutnya, Saniatul Fajar (saksi II) pagi itu sekira pukul 07.45 dirinya ke hutan menggunakan sampan dari rumah untuk mencari kayu api di hutan bakau, Saniatul Fajar berjumpa dengan korban Jupri sedang mencari kayu untuk membuat tangkai Cangkul, dan Saniatul Fajar sudah mengingatkan jangan jauh-jauh dari Saniatul Fajar. Setelah selesai mencari tangkai Cangkul, korban Jupri ingin menyeberang sungai lalu Saniatul Fajar membantu untuk menyeberangkan korban Jupri.

Setelah di seberangkan, Saniatul Fajar langsung mengarahkan dan mengantarkan sampai tanggul arah jalan pulang, setelah sampai jalan tanggul sekira pukul 10.15 Wib, Saniatul Fajar langsung masuk ke hutan lagi untuk meneruskan pekerjaannya.

Sekira pukul 11.45 Wib, Mustamir pergi menjemput korban Jupri di pintu air Batak, namun korban Jupri tidak ada di pintu Air Batak, lalu Mustamir pulang menuju rumah sekitar 10 Menit. Kemudian Mustamir menjemput kembali sampai menuju lokasi tanggul tempat korban Jupri di arahkan Saniatul Fajar. Disitu Mustamir teriak memanggil korban Jupri lalu Sanitul Fajar datang memberi tahu Mustamir bahwa korban Jupri sudah pulang dari tadi dan selanjutnya Mustamir pulang kembali ke rumah untuk memanggil keluarga untuk mencari bersama sama ke dalam hutan.

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan, namun pencarian masih tetap berlanjut,” jelas Kapolsek.