SIAK – Direktur Bina Penataan Bangunan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Diana Kusumastuti sangat memuji Bupati Siak Alfedri yang peduli dengan kebutuhan air bersih untuk masyarakat. Hal itu dikatakannya saat meresmikan penggunaan SPAM Indoor berkapasitas 20 liter per detik, Jaringan perpipaan SPAM IKK, Pamsimas dan Sanimas di Kabupaten Siak, Riau secara virtual, Rabu (24/2/2021).
Menurut Diana, pemerintah Kabupaten Siak dinilai sangat peduli dengan kebutuhan air masyarakat. Sehingga dalam pembangunan SPAM Indoor dari APBN senilai Rp 20 miliar,Pemkab Siak juga ikut berkontribusi menambahkan Rp 7 miliar agar bangunan untuk kebutuhan air bersih ini dapat segera difungsikan jika bangunannya selesai.
“Terimakasih kepada Bupati Siak, Alfedri yang sangat peduli dengan kebutuhan air bersih masyarakat di daerahnya. Sehingga dari anggaran pusat yang dikucurkan untuk pembangunan SPAM Indoor, Pemkab Siak juga ikut membantu agar bangunan dan sarana lengkap. Selanjutnya mampu meningkatkan pelayanan air bersih untuk masyarakat,” kata Diana.
Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Balai Permukiman dan Prasarana Wilayah Riau Kementerian PU PR, Ichwanul Ichsan. Sejak 2019 kemarin, Bupati Siak Alfedri terbilang selalu jemput bola untuk membangun Siak menjadi lebih baik dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Ditambah lagi Kepala Dinas PU Tarukim Siak, Irving Kahar juga termasuk sigap dalam mengajukan usulan pembangunan daerah yang berkaitan dengan bidangnya. Alhamdulillah hari ini bangunan sarana air bersih senilai Rp27 miliar ini sudah diresmikan dan dapat difungsikan dengan baik,” kata Ichwanul.
Dijelaskan Ichwanul juga, sistem kerja SPAam Indoor ini pertama air diambil di sungai Siak dan disedot masuk ke bak, air jernihnya mengendap disaring dan membeku atau kotorannya menyatu, dialirkan ke saringan lagi air turun masuk 4 tower lalu dipompakan ke reservoar pakai glass steel, sudah dikomputerisasi kekurangan bahan kimia kelihatan, pH 7,2-7,3.
“Untuk jaringan pipa baru dari APBN sepanjang 1 km, selanjutnya bisa pakai APBD Siak untuk sambungan ke 1.600 KK. Kemana akan dialirkan itu menjadi tanggung jawab kabupaten. Selain SPAM Indoor ini, tahun 2020 untuk Siak juga dibangun Pamsimas di 19 Desa serta 2 Sanimas di Kecamatan Tualang,” ujarnya.
Sebelum menandatangani prasasti dan melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan SPAM Indoor Siak, Bupati Siak Alfedri menyampaikan ucapan terima kasih masyarakat atas bantuan dari Kementrian PUPR ini. Dengan keberadaan SPAM Indoor saat ini kebutuhan air masyarakat di Kampung Rempak dan Kampung Dalam, juga Rawa Air Putih dan juga Markas Kodim sampai ke Buantan Besar dapat ditingkatkan.
“Kita berharap dukungan SPAM Indoor di sekitar kantor Bupati. Sehingga 2022 nanti untuk perkantoran perkemahan dan pesantren, kebutuhan air di kawasan industri Tanjung Buton dapat terpenuhi. Apalagi saat ini sudah ada aktivitas pelabuhan, jalan juga sudah nasional dan jaringan listrik sudah mulai dipasang,” imbuh Alfedri.
Ditambahkan Anggota DPR RI Komisi V Sahrul Aidi Maazat, air adalah kehidupan, Allah jadikan segala sesuatu bisa hidup kalau dengan air, apalagi manusia pasti membutuhkan air. Jadi pembangunan infrastruktur tak hanya jalan dan jembatan tapi juga kebutuhan hidup yang utama yakni air, kalau air tidak baik yang diminum akan tidak baik.
Selanjutnya, dalam acara itu juga hadir Erwin Dimas, Direktur pendanaan pembangunan daerah Bappenas. Menurutnya kepemimpinan Bupati Siak Alfedri layak diapresiasi.
“Kalau sudah memikirkan air itu visinya sudah jauh ke depan. Ini sudah menjadi dasar yang layak diapresiasi, ada banyak terobosoan di SPAM IKK dan efisiensi. Bahkan rapat dengan menteri terkait KITB sudah persiapkan untuk intake dibangun tahun ini, ditargetkan tidak ada lagi kelangkaan air di Siak,” tutur Dimas.










