PEKANBARU – Gelaran Musyawarah Daerah (Musda) XII Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Hipmi) Riau telah dimulai sejak tanggal 13 Agustus 2021 lalu. Hal ini ditandai dengan dibukanya pendaftaran calon ketua umum oleh panitia pelaksana musda.
Namun menurut Wakil Sekretaris BPD Hipmi Riau Masa Bhakti 2017-2020, Bobi Irianto, gelaran Musda yang segera diselenggarakan ini dianggap tidak mengedepankan asas kepatutan dan bisa memicu munculnya kembali potensi konflik. Ini dikarenakan, Ahmi Septari menjadi ketua panitia pelaksana Musda Hipmi Riau. Ia menilai hal itu tidaklah etis dalam berorganisasi.
“Kami jelas-jelas menolak keberadaan beliau di tim careraker. Ini kenapa malah muncul dan menjadi ketua panitia pelaksana musda. Mestinya sadar diri, bahwa keberadaan beliau di tim caretaker dan sebagai ketua OC Musda Hipmi senantiasa dicurigai dan mengundang konflik berkepanjangan di Hipmi Riau hari ini,” kata Bobi.
“Apalagi beliau kan seorang mantan Ketua Umum BPD Hipmi Riau masih juga mau ambil posisi ketua panitia pelaksana musda,” imbuh Bobi. (rls)










