Ratusan Siswa SMP-SMA Kalam Kudus Disuntik Vaksin Covid-19 yang Digelar BIN Riau

banner 468x60

PEKANBARU — Ratusan siswa SMP dan SMA Kalam Kudus Riau beserta keluarga dan masyarakat umum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Riau, di Pekanbaru, Kamis (23/9/2021).

Dyah Wangkah Wasih Winastari, MPd, koordinator vaksinasi massal untuk siswa SMP dan SMA Kalam Kudus Riau, mengatakan, vaksinasi ini merupakan persiapan belajar tatap muka yang mulai diberlakukan di Kota Pekanbaru.

banner 338x250

Dyah mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang sudah memprogramkan vaksinasi massal untuk pelajar. Juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Intelijen Negara sebagai pelaksana vaksinasi massal pelajar.

“Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan, dan terima kasih kami ucapkan kepada Pak Presiden Joko Widodo yang sudah memrogramkan vaksinasi massal untuk pelajar. Dan ucapan terima kasih kepada Badan Intelijen Negara sebagai pelaksana vaksinasi massal pelajar. Mewakili sekolah kami berterima kasih banyak atas dipilihnya sekolah Kalam Kudus ini,” tutup Dyah di sela-sela kegiatan vaksinasi massal tersebut.

Berkala dan Berkelanjutan

BIN Daerah Riau secara berkala mengadakan kegiatan vaksinasi massa Covid-19 dengan sasaran pelajar, santri dan masyarakat umum secara door to door, termasuk pada Kamis (23/9/2021).

Kabinda Riau Brigjen Amino Setya Budi mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan BIN Daerah Riau adalah salah satu perintah Kepala BIN untuk mendukung program nasional dalam rangka mewujudkan kekebalan komunal. Atas dasar itulah, vaksinasi massal dilaksanakan BIN secara berkala dan berkelanjutan di 12 kabupaten/kota di Riau.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Kabinda Riau mengajak para orangtua untuk melindungi seluruh keluarga dari Covid-19, salah satunya dengan mendapatkan vaksin bagi seluruh keluarga, tidak hanya orang tua melainkan juga anak-anak.

“Pandemi Covid-19 harus dihadapi dengan pertahanan yang kuat. Vaksin untuk anak-anak akan membantu melindungi anak-anak pasca kebijakan pembelajaran tatap muka diberlakukan di wilayah Riau,” sebut jenderal bintang satu ini.

Tidak hanya prioritas pada anak-anak, BIN Daerah Riau juga menitikberatkan vaksinasi kepada kalangan masyarakat umum, khususnya kelompok lansia yang sudah tidak kuat secara fisik untuk mengantre divaksin di Puskesmas. Kegiatan maksinasi massal secara door to door dilakukan kepada keluarga yang mempunyai lansia di rumahnya melalui pendataan pemerintah setingkat RT/RW. Hal ini diharapkan efektif, karena apabila seluruh keluarga mendapat vaksin maka potensi terpapar Covid-19 dapat diminimalisir.

Pada kegiatan vaksinasi massal hari ini, juga diadakan live streaming pelajar santri Riau dengan Presiden Jokowi yang juga meninjau langsung vaksinasi massal di Jawa Tengah. Kegiatan Pelajar Papa Presiden berada di Ponpes Muqomah Yayasan Alhasanah Riau dan SMA Kalam Kudus Riau.

Selain dua lokasi streaming dengan Presiden, BIN Daerah Riau juga melaksanakan vaksinasi massal untuk pelajar, santri dan masyarakat umum secara door to door di 12 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Riau, dengan rincian target di antaranya 3.500 untuk santri, 3.500 untuk pelajar, dan 4.000 untuk masyarakat umum.

Diharapkan, gerakan vaksinasi massal BIN Daerah Riau dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik perkotaan, pedesaan, termasuk daerah perbatasan pulau terluar Provinsi Riau, seperti Pulau Jemur, Pulau Rangsang, Pulau Meranti dan Pulau Rupat.

Ditanya tentang batas pelaksanaan vaksin tersebut, Kabinda Riau menyebutkan tidak ada batasnya, Pihaknya terus bergerak untuk melaksanakan vaksinasi massal ini sesuai arahan Kepala BIN.

“Tidak ada batasannya. Batasannya jika Covid-19 ini sudah hilang, barulah kita berhenti melakukan vaksinasi door to door ini,” terang Brigjen Amino Setya Budi menjelaskan.rls

banner 970x250