PEKANBARU – Tidak puas dengan performa PSPS Riau di 3 pertandingan terakhir, seluruh elemen supporter PSPS Riau yang terdiri dari Curva Nord, Askar Theking serta East Gate dan Pekanbaru Finest mengadakan pertemuan dengan manajemen PSPS Riau.
Di dalam pertemuan tersebut suporter Askar Bertuah ini mempertanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi di tubuh PSPS Riau, sehingga tidak maksimal dalam 3 laga terakhir.
Apalagi di pertandingan terakhir PSPS Riau harus menelan kekalahan dari Tiga Naga padahal di pertemuan putaran pertama PSPS bisa menang dengan skor 3-1.
Tiga pertandingan yang gagal di menangkan oleh PSPS Riau kala menghadapi Muba Babel United yang bermain imbang, melawan Semen Padang yang juga imbang, dan terakhir harus menelan kekalahan dari Tiga Naga.
Padahal ketika menghadapi Semen Padang, PSPS Riau sudah unggul jumlah pemain dari awal babak kedua dimulai.
“Kita (supporter) menyayangkan kondisi tim untuk 3 pertandingan terakhir, ini membuat kita punya banyak spekulasi. Mulai dari pelatih yang tidak akur di internal kepelatihan, ditambah dengan beberapa pemain yang masuk di putaran kedua ada efeknya positif ada efek negatif,” Kata Isan Bomexs, Capotifoso Curva Nord 1955, Rabu (17/11/2021).
Didalam kesempatan tersebut juga ada beberapa keresahan dan harapan dari suporter yang melihat manajemen PSPS juga menjadi pengurus di tim sepakbola liga.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Selain menyoroti pemain dan juga tim pelatih, para supporter juga menyoroti kinerja dari manajemen. Yang mana banyak dari jajaran manajemen yang tak hanya mengurusi PSPS Riau, melainkan juga sibuk mengurusi tim-tim lain.
Sebut saja General Manager Edward Riansyah dan juga Manager Tim Andi OH yang juga menjadi bagian dari Tim Liga 3 asal Pekanbaru, Pekanbaru Wariors.
“Kami tidak meragukan darah dari abang-abang (manajemen) semua, sudah pasti biru. Tapi ada keresahan kamu akan waktu dan lain-lain, maka kami minta untuk lebih fokus mengurusi PSPS Riau,” jelasnya.
Sementara itu General Manager PSPS Riau, Edward Riansyah berjanji manajemen PSPS Riau akan berusaha sebaik mungkin agar tim kebanggan masyarakat Riau ini mampu berbicara di kancah sepakbola.
Dalam perekrutan pemain, Edward Riansyah mengatakan kendala yang dihadapi PSPS Riau adalah beberapa pemain top yang mereka bidik sudah terlebih dahulu berlabuh ke klub lain.
“Kita manajemen PSPS pastinya akan berusaha sebaik mungkin untuk PSPS, soal perekrutan pemain kita memang sudah punya plan A, B dan C. Ada beberapa yang memang kita dapat di plan A, B dan ada yang C. Kendala utamanya karna memang pemain sudah banyak yang memiliki kontrak dengan tim lain,” cetusnya.
Sementara itu untuk internal kepelatihan yang diduga tidak akur dan tidak sejalan dalam menerapkan taktik serta strategi, pria yang akrab disapa Edu ini mengklaim bahwa manajemen selalu melakukan monitoring.
“Untuk internal pelatih itu sendiri saya selalu monitor dan Insyaallah mereka (pelatih) bisa bekerjasama menuntaskan 3 laga akhir dengan target maksimal,” jelasnya.
Terakhir menjawab keresahan para supporter melihat beberapa manajemen ditubuh PSPS Riau yang juga mengurusi klub sepakbola lain, Edu memastikan hal itu dilakukan tidak lepas dari komitmen memajukan sepakbola di Riau.
“Kita bukan hanya membangun PSPS nya saja, tapi juga membangun pemain se-Riau. Memang waktu, hati dan tenaga prioritas utama hampir 100% untuk PSPS Riau,” bebernya.
Sementara itu diakhir pertemuan suporter, media fanbase dan manajemen PSPS Riau sepakat untuk melangkah bersama serta menyatukan tujuan dengan target maksimal PSPS Riau bisa meraih hasil positif di sisa 3 laga terakhir.
“Kita sepakat untuk stop saling intip, stop untuk saling curiga, mulai hari ini kita satukan langkah bersama-sama. Kita berjuang untuk 3 laga kedepan, semoga Allah memberikan ridhonya untuk kita bersama,” tutup Old Ultras Riau Dolly San David.










