PHRI Riau Ingatkan Pengusaha Hotel untuk Antisipasi Praktik Prostitusi

Pekanbaru, Riau118 Dilihat
banner 468x60

PEKANBARU – Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Riau kembali mengingatkan hotel-hotel untuk tidak menjadikan tempat bisnis mereka menjadi sarang prostitusi.

Hal ini seiring sudah terjadinya beberapa kali tindak kriminalitas terjadi di hotel-hotel yang melibatkan Cewek BO atau Pekerja Seks Komersial (PSK) yang melalui aplikasi kencan.

banner 338x250

“Saya kira ini sudah berkali-kali kita (PHRI) ingatkan kepada hotel-hotel. Bahkan, untuk aplikasi seperti Michat ini sudah kita sampaikan ke pihak berwajib,” jelas Ketua PHRI Riau, Nofrizal, Senin (29/11/2021).

Nofrizal mengklaim bahwa PHRI telah melakukan segala bentuk pencegahan untuk memberantas tindakan penyimpangan sosial tersebut.

Pria yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN ini juga mengingatkan agar pihak hotel lebih selektif lagi menerima tamu yang ingin menginap.

“Kita sudah berupaya mengimbau dan saya kira kalau ada yang menyimpang itu masyarakat tahu. Hukuman masyarakat, hukuman sosial itu lebih berat. Ini terbukti kan ada beberapa hotel yang melakukan aktivitas itu dihukum oleh masyarakat. Kewalahan dia (hotel itu). Apalagi hotel-hotel yang bermasalah itu sering dikejar pemberitaan,” terangnya.

Nofrizal juga mengingatkan agar pihak hotel tatap menggunakan aplikasi PeduliLindungi, selain untuk mencegah Covid-19. Hal ini juga berguna untuk menjamin keamanan pengunjung dan mengantisipasi adanya tamu yang melakukan praktik prostitusi di kamar hotel.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

“Persoalannya, mereka yang menyimpang ini bisa juga memakai barcode (aplikasi pedulilindungi). Jadi serba susah,” ujarnya.

banner 970x250