PEKANBARU – Ternyata lelaki berinisial AS (32) di Inhil, yang tega menikam seorang kepala rumah tangga bernama Masrianto (27) yang merupakan suami dari mantan istrinya, dilatarbelakangi kecemburuan terhadap Masrianto. Padahal wanita bernama Rina Marasandi (32) bukan lagi istri AS.
Hal itu diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, setelah pihaknya berhasil menangkap dan mengintrogasi pelaku AS, diketahui bahwa pembunuhan itu dilakukan hanya karena rasa cemburu buta.
“Setelah kita introgasi, AS mengakui telah membunuh korban dengan cara menusuk dada korban menggunakan pisau belati. Hal itu dilakukannya karena cemburu kepada korban, sebab istri korban adalah mantan istri AS,” kata Indra kepada GoRiau.com, Rabu (6/5/202/).
Selanjutnya Indra menjelaskan kembali, kejadian itu terjadi di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inihil. Dimana perkelahian Masrianto dan AS terjadi pada hari Selasa (5/5/2020), sekitar pukul 12.00 WIB.
“Jadi siang itu istri korban mendapat lapiean dari warga kalau suaminya berkelahi dengan AS di pasar. Lalu istri korban pergi ke pasar melihat suaminya, dan ternyata sesampainya di pasar suaminya sudah digotong mengunakan gerobak oleh masyarakat ke tempat mantri,” kata Indra kepada GoRiau.com, Rabu (6/5/2020).
Sesampainya di rumah Mantri, istri korban melihat suaminya sudah dalam keadaan meninggal dunia dan ada dua luka tusukan di bagian dada. Karena tidak tahan melihat suaminya yang sudah berlumuran darah, istri korban pulang kerumah dan memberitahu kepada keluarganya, kalau suaminya sudah meninggal.
“Jadi akibat perkelahian itu, korban mengalami luka bekas tusukan senjata tajam pada bagian dada sebelah kanan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” lanjut Indra.
Kemudian unit Reskrim Polsek Gaung, langsung melakukan penyelidikan, dan mendapat informasi kalau pelaku berada di Desa Belantaraya. Selanjutnya petugas langsung menuju lokasi dimana AS berada, pada hari Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, petugas berhasil menangkap AS.










