Ditanya Masalah Judi di Desa Sukaramai Kampar, Kapolsek Tapung Hulu ‘Mencak-mencak’

banner 468x60

PEKANBARU – Kapolsek Tapung Hulu, Iptu Era Maifo, tiba-tiba ‘mencak-mencak’ saat dikonfirmasi terkait dugaan judi togel yang marak di wilayah Polsek Tapung Hulu.

Tanggapan kasar Iptu Era Maifo itu disampaikannya pada saat dikonfirmasi GoRiau.com, terkait seorang warga yang mengeluh keluarganya hancur lantaran judi togel di Desa Sukaramai, Tapung Hulu Kampar, Senin (28/6/2021) siang.

banner 338x250

Saat dikonfirmasi kebenaran informasi itu, Iptu Era Maifo bukannya menjawab pertanyaan GoRiau.com, tapi malah berkata-kata dengan nada tinggi dan menantang untuk datang ke Polsek Tapung Hulu.

“Kok bisa pula kau konfirmasi begitu? Maksudnya gini aja, kalau memang kau ngabari apa, suruh dia melapor kesini saya tanggapi langsung ya, ya,” kata Iptu Era Maifo dengan nada tinggi.

Selanjutnya Kapolsek Tapung Hulu itu, juga menantang wartawan GoRiau.com untuk datang ke Polsek Tapung Hulu, membawa masyarakat yang mengaku jadi korban judi togel di Desa Sukaramai.

“Kau dimana kau? Pekanbaru kau? Kau tanyakan sama masyarakat itu, siapa yang melapor masyarakat, ke Polsek mana sekarang? Kau tanyakan sama dia, masyarakat yang melapor itu siapa, saya tunggu dia sekarang, sama kau sekalian kemari ya, saya tunggu di Polsek Tapung Hulu Sekarang,” lanjutnya masih dengan nada tinggi dan mengintimidasi.

Iptu Era Maifo, memastikan akan langsung menindaklanjuti laporan masyarakat yang disuruhnya datang bersama wartawan itu.

“Ya biar kita tindak lanjut, kita tangkap sekarang juga ya, saya tangkap. Sama kau ya sekalian ya, bawa masyarakatmu itu kesini. Saya tanggapi laporannya. Ya kita gas langsung hari ini,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria di Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, meminta aparat kepolisian segera menuntaskan permasalahan judi togel yang menghancurkan rumah tangganya.

Diungkapkan pria yang tidak ingin disebutkan namanya, sebut saja Robin (nama samaran). Ia adalah warga yang tinggal di Desa Suram, yang sudah gerah dengan kegiatan judi togel yang sudah merusak rumah tangganya.

“Kami masyarakat Sukaramai, Suram Tapung Hulu, memohon kepada bapak Kapolda Riau agar kiranya judi togel yang marak di tempat kami di Suram, agar diberantas. Sebab, anak, istri kami sudah jadi korbannya. Sampai anak-anak kami mau mencuri sawit orang untuk mendapatkan uang untuk beli togel,” kata pria yang sudah berusia 46 tahun itu kepada GoRiau.com, Senin (28/6/2021).

Robin menceritakan, penghasilan dari panen ladangnya sudah habis untuk melunasi hutang, yang dipinjam dari toke sawit oleh istrinya untuk digunakan membeli judi togel. Selain rumah tangganya, kata Robin, masih ada rumah tangga lain yang berantakan gara-gara togel di Desa Sukaramai.

“Jadi kami mohon Pak Kapolda, tolong dulu ditangkap bandarnya yang berinisial SS. Mohon diberantas, selama ini diduga dia dikawal aparat dan sangat licin adapun masyarakat yang melapor tak ditanggapi jadi harus kemana kami mengadu. Apalagi dimasa vandemi ini susahnya mencari uang sedangkan bandarnya bisa mengantongi puluhan juta sehari,” tutupnya.

banner 970x250