Penantian Puluhan Tahun Warga Tanah Kuning Desa Bokor Akhirnya Terwujud

banner 468x60

SELATPANJANG – Sejak puluhan tahun lalu, warga Dusun Tanah Kuning, Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat Kepulauan Meranti, Riau memimpikan aliran listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) selama 24 jam akhirnya terwujud.

Sebelumnya, kebutuhan penerangan masyarakat di wilayah itu dipenuhi dari pembangkit listrik menggunakan genset, bahkan banyak juga warga yang menggunakan lampu Pelita atau menggunakan aki.

banner 400x400

Kepala Dusun Tanah Kuning, Kandar mewakili masyarakat setempat mengucapkan rasa syukur atas penerangan listrik di tempat mereka, selama ini nyaris tidak ada aktivitas yang dapat dilakukan jika malam tiba, semua serba terbatas.

Sebelumnya untuk penerangan di rumah, pada umumnya warga menggunakan mesin genset dengan rata-rata penyalaan setiap malam sekitar 3 hingga 5 jam.

Dijelaskan Kandar bahwa masyarakat setempat baru bisa menikmati listrik PLN setelah menunggu sekitar 4 tahun yang sebelumnya hampir 10 tahun pula memanfaatkan mesin PLTD yang menyala dari pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB.

“Kami selaku pemerintah setempat maupun masyarakat disini sangat berbangga hati kepada pemerintah, kalau nak dinilai rasa syukur pada pemerintah mungkin tak bisa kami ungkapkan hanya Allah sajalah yang akan membalas jasa pemerintah kepada masyarakat kami,” ungkapnya.

“Selaku masyarakat dan perangkat daerah setempat kami merasa berbangga hati kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan kabupaten maupun dinas-dinas terkait yang selama ini telah menunggu sekitar 4 tahun,” ungkapnya lagi.

Dikatakan Kandar bahwa material mulai masuk pada Januari 2021 kemudian listrik baru bisa dinikmati pada pertengahan April 2021.

“Ada sekitar 100 KK yang telah masang dan sekitar 20 rumah lagi yang belum teraliri listrik disini,” ucapnya lagi.

Menurut Kandar, masuknya aliran listrik di daerahnya itu tentunya tidak terlepas dari usaha dan dorongan sejumlah pihak-pihak terkait.

“Awalnya sudah ada yang masang intalasi dan ditambah lagi ada pula anak putra Bokor yang duduk di dewan, dengan adanya dukungan tersebut tentu makin menguatkan perintah untuk menyalurkan listrik ke dusun kami ini,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kepulauan Meranti, Sopandi Rozali asal Desa Bokor mengucapkan rasa syukur dengan telah dialirkannya jaringan listrik di dusun tersebut, diharapkan masyarakat bisa melakukan aktifitas yang bermanfaat.

“Alhamdulillah, dengan masuknya jaringan listrik PLN, maka masyarakat Tanah Kuning merasa merdeka karena selama ini yang diharapkan telah hadir ditengah masyarakat berupa penerangan listrik dari PLN , mudah-mudahan masyarakat Dusun Manggis atau tanah kuning bisa merasakan penerangan dan melakukan aktifitas yang positif,” kata Sopandi

Sebelumnya Kepala PLN Ranting Selatpanjang melalui Supervisor Teknik, Nofri membenarkan telah dibangun jaringan listrik di Tanah Kuning dengan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang dihubungkan dengan jaringan listrik di Desa Bokor dan melintasi sungai. Adapun panjang jaringan yang dibangun yakni sepanjang 2,5 kilometer.

banner 970x250