Vaksin Masih Terbatas, Wali Kota Pekanbaru: Datang Berkala Tapi Jumlah Kurang

banner 468x60

PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mengatakan sampai saat ini kuota vaksinasi Covid-19 dari pemerintah pusat datang secara berkala untuk daerah. Namun, kuota yang dikirim tidak sesuai dengan permintaan yang diajukan.

Menurutnya, hal ini membuat vaksinasi di Kota Pekanbaru masih terbatas. Namun, kebijakan pengiriman vaksin tersebut sepenuhnya adalah kebijakan Pemerintah Pusat.

banner 338x250

“Vaksin ini tetap datang secara berkala, tetapi tidak sebanyak yang diminta,” ujarnya, Jumat (24/9/2021). 

Ia menjelaskan, progres vaksinasi di Kota Pekanbaru masih berlanjut untuk menggesa herd immunity. Setidaknya, ada sekitar 100.000 orang yang belum mendapat vaksin dosis kedua.

“Tambahan vaksin yang kita terima dalam sebulan, kita angsur untuk vaksinasi dosis kedua. Tambahan vaksin itu juga kami gunakan untuk penyuntikan vaksin pertama, khususnya untuk dunia pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra mengatakan, vaksinasi dilakukan terhadap warga yang telah dibagi menjadi tiga kelompok. 

“Target vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia) sebanyak 70.384 orang. Usia antar 18 hingga 59 tahun sebanyak 651.837 orang. Remaja usai 12-17 tahun sebanyak 123.053 orang,” terangnya. 

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Berdasarkan data 17 September, lansia (di atas 60 tahun) yang telah divaksin dosis pertama 16.249 orang. Vaksinasi kedua 13.321 orang, sedangkan lansia yang belum vaksin lengkap 2.928 orang.

Warga berusia 18-60 tahun yang telah divaksin dosis pertama 423.138 orang. Vaksinasi kedua 289.353 orang. Warga usia 18 hingga 60 tahun yang belum vaksin lengkap 133.795 orang.

Sementara itu, remaja usia 12-17 tahun yang telah divaksin dosis pertama 13.488 orang. Vaksinasi dosis kedua hanya 10.802 orang. Sedangkan belum vaksin lengkap 2.686 orang.

Total warga yang telah divaksin dosis pertama 452.875 orang atau 53,6 persen. Total warga yang telah divaksin dosis kedua 313.476 orang. Adapun total warga yang belum divaksin 139.399 orang.

banner 970x250