oleh

Dandim dan Kapolres Inhil Jemput Jenazah Serda Musaini di Kateman Inhil

INHIL (Inforiau.ID) – Dandim 0314/Inhil bersama Kapolres Inhil dan Rombongan berangkat dari Tembilahan menuju Guntung Kecamatan Kateman dengan menggunakan Speedboat Airud Polres Inhil Jum’at (7/7/2017) sekira pukul 16.30 WIB untuk menjemput Babinsa yang menjadi korban penikaman anggota geng motor.

Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Jey Hadiyanto bersama Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung dan Rombongan antara lain Dan Unit Intel Lettu Arh Anton A. Kabag Ops Polres Inhil Kompol Mayson, Kasat Narkoba AKP Bachtiar, Dansub 1 Unit Intel, Basub Intel Serka Selamat dan 4 orang Anggota Airud Polres Inhil tiba sekira pukul 19.00 WIB di pelabuhan Guntung.

banner 300x250

Rombongan selanjutnya menuju ke Rumah Sakit (Puskesmas) Guntung untuk menjenguk Almarhum Musaini, Anggota Rayon Militer 06/Kateman.

Dandim 0314/Inhil mengucapkan ribuan terima kasih atas kesediaan warga yang membantu membantu pengurusan Persemayaman Almarhum Musaini.

“Apabila almarhum punya hutang piutang, silahkan hubungi Saya atau Danramil,” kata Dandim.

Rombongan Dandim 0314/Inhil dan Kapolres Inhil kemudian melakukan silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat di sebuah hotel di guntung sekira pukul 20.30 WIB.

Tokoh Masyarakat yang hadir antara lain, H. Abdul Malik, Salman, Darmadi, H. Said Adnan, H. Aminuddin, H. Nanrang dan H. Acan.

Sementara tokoh adat yang hadir antara lain, Gusrimen, Ahmad Tang, Elpi Munandar dan Hamka Nelson.

Dihadapan Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, Dandim 0314/Inhil mengutuk keras pelaku pembunuhan tersebut dan meminta kepada masyarakat untuk bersatu memberantas geng-geng motor dan kejahatan lainnya yang mengganggu ketentraman masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung mengharapkan kedepannya tidak ada lagi kejahatan seperti ini, karena sangat meresahkan Masyarakat.

Kapolres juga mengharapkan kerja sama tokoh-tokoh masyarakat dan ormas pemuda untuk menciptakan suasana aman dan tentram.

Almarhum Dikenal Sangat Baik Terhadap Masyarakat.

H. Said Adnan, sebagai tokoh masyarakat dan tokoh paguyuban suku mendukung tugas pihak aparat keamanan dalam kegiatan menjaga kamtibmas.

Sebagai Tokoh Masyarakat, H. Said Adnan juga sangat menyesali kejadian yang dialami oleh korban, Karena Almarhum sangat baik dan bagus selama bertugas dan mengabdi di daerah mereka.

“Kami sebagai masyarakat sangat merasa kehilangan sekali, karena beliau orang baik,” ujarnya lirih.

Serda Musaini meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak. Semasa hidupnya, Almarhum Serda Musaini sangat dikenal baik oleh warganya, terlihat dari banyaknya masyarakat yang mengantarkan Jenazah ke Pelabuhan.

Tepat pada pukul 21.30 WIB, Rombongan Dandim 0314/Inhil dan Kapolres Inhil serta jenazah Serda Musaini berangkat menuju Tembilahan.

Sabtu (08/7/2017) pukul 00.40 Jenazah Serda Musaini tiba di Makodim 0314/Inhil Jln. A. Yani Kecamatan Tembilahan Hulu Kab. Inhil sebelum diberangkatkan menuju Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. pukul 1.30 WIB tadi. (TW)