oleh

Gara-gara Tak Dapat Surat Suara, 38 Orang di Kuansing Tak Nyoblos dan Akhirnya akan Dilakukan PSL

TELUKKUANTAN – Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Singingi Hilir menemukan adanya 38 orang yang tidak mencoblos untuk anggota DPR RI. Setelah digali, ternyata mereka tidak mendapatkan surat suara pada hari pencoblosan.

Menurut Tedy Niswansyah, anggota Bawaslu Kuansing, temuan ini ditemukan saat pleno tingkat kecamatan.

banner 300x250

“Kecurigaan Panwascam bermula ketika jumlah pemilih untuk presiden tidak sama dengan jumlah pemilih DPR RI di TPS 02 Petai,” ujar Tedy, Rabu (24/4/2019) siang di Telukkuantan.

“Aneh juga, ternyata ada kekurangan surat suara DPR RI sebanyak 38 lembar, tapi KPPS-nya tidak melaporkan ke PPK. Padahal, PPS-nya juga ada di sana. Katanya, warga tersebut tidak masalah tidak mencoblos anggota DPR RI. Jadi, mereka buat berita acara,” papar Tedy.

Kendati demikian, langkah KPPS tersebut tidak sesuai dengan aturan yang ada. Karena itu, Bawaslu Kuansing dan jajaran merekomendasikan untuk dilaksanakan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) pada 27 April 2019.

Senada dengan itu, Irwan Yuhendi, Komisioner KPU Kuansing menyatakan akan ada PSL pada 27 April mendatang. Dalam ketentuannya, PSL paling lambat dilaksanakan 10 hari setelah hari pencoblosan.

“Persoalannya, KPPS tidak melaporkan kekurangan surat suara. Memang pada hari H, kita kekurangan surat suara. Tapi, bisa kita atasi dan awalnya tidak ada PSU atau PSL. Baru tingkat PPK ada temuan dan kita putuskan untuk PSL,” kata Irwan.