Potensi Blok Rokan Sedikit, DPRD dan Bupati Rohul Lebih Prioritaskan Pembahasan KUA-PPAS

banner 468x60

PEKANBARU – Ketua DPRD Rokan Hulu, Novliwanda Ade Putra mengaku belum menerima informasi terkait peralihan Blok Rokan dari Chevron kepada Pertamina yang akan dilangsungkan pada 9 Agustus mendatang.

Politisi Gerindra ini mengatakan, persoalan Blok Rokan sebenarnya lebih antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi, sehingga pihaknya masih menunggu informasi terbaru dari Bupati Rokan Hulu.

banner 338x250

“Kita masih menunggu, tentu yang menjalin komunikasi itu pemerintah.Dan seperti apa kontraknya, kita juga belum menerima informasi,” katanya kepada GoRiau.com, Jumat (6/8/2021) silam.

Rokan Hulu, lanjutnya, memang memiliki beberapa sumur minyak yang masuk dalam Wilayah Kerja (WK) Blok Rokan, namun persentasenya tidak sebanyak kabupaten lain seperti Bengkalis, Rokan Hilir atau Kampar.

“Iya Rohul masuk Blok Rokan, tapi potensinya tidak terlalu banyak seperti daerah lain,” tuturnya.

DPRD dan Bupati Rohul, kata pria yang biasa disapa Wanda ini, sekarang sedang menuntaskan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), sehingga belum sempat membahas terkait Blok Rokan.

“Blok Rokan belum ada informasi, karena kan kita baru beberapa bulan lalu selesai Pilkada, karena PSU dan lainnya. Jadi, kita masih sibuk, dan yang jadi prioritas sekarang adalah pembahasan KUA-PPAS ini,” tutupnya.

banner 970x250