PEKANBARU – Ketua DPRD Provinsi Riau, Yulisman menyambut positif keputusan presiden yang menetapkan harga swab test PCR di kisaran harga Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu, dari yang semula Rp 850 ribu hingga Rp 1,2 juta.
Dengan penetapan harga swab ini, Yulisman menyebut beban masyarakat yang ingin melakukan testing mandiri tidak akan terlalu berat, sehingga dia berharap kesadaran masyarakat untuk testing semakin tinggi.
“Apalagi proses perjalanan udara, darat dan antar provinsi kan syarat utamanya PCR, jadi ini akan berdampak baik untuk masyarakat yang ingin lakukan perjalanan, begitu juga bagi masyarakat yang testing rutin,” kata Yulisman, Rabu (18/8/2021).
Politisi Golkar ini menambahkan, Presiden Jokowi sebelum mengeluarkan kebijakan tentu sudah melakukan berbagai pertimbangan. Maka, sebagai wakil rakyat, DPRD meminta kepada semua masyarakat untuk mengawasi kebijakan ini.
“Kebijakan tersebut harus sama sama dimonitoring. Harus dijalankan pihak penyelenggara, tak boleh dibuat untuk main-main. Kalau ada masyarakat yang masih diminta harga PCR mahal, lapor ke pihak berwajib, itu melanggar peraturan. Karena kita harus care pada masyarkat. Semua pihak harus dukung itu,” tutupnya.










