oleh

Ngaku Polisi, Pria Ini Tipu Warga Siak Hingga Rp 380 Juta, Begini Modusnya

PEKANBARU – Seorang pria berinisial NR (43), ditangkap Satreskrim Polres Siak karena diduga menipu warga Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Riau hingga Rp 380 juta. Modusnya, mengaku sebagai polisi yang ingin masukkan proyek ke PT RAPP di Pelalawan.

Awalnya, korbannya YS (40), berkenalan dengan NR pada bulan September 2020 lalu melalui media sosial facebook. Setelah berteman di Facebook, kemudian NR meminta nomor WhatsApp YS, dengan maksud agar bisa berkomunikasi lebih lanjut dengan YS.

banner 300x250

“Dari situlah pelaku ini mulai mengelabui korban, dengan mengaku sebagai polisi yang berdinas di Polres Pelalawan yang bernama Ipda Indra Jaya, menjabat sebagai Kanit II Narkoba,” kata Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahadiyanto, saat ekspos di Mapolres Siak, Senin (20/9/2021).

Setelah beberapa lama menjalin komunikasi intens dengan YS, NR kemudian memulai aksinya dengan meminjam sejumblah uang kepada YS. NR meminjam yang dengan alasan membiayai proyeknya di PT RAPP dan untuk urusan pribadi.

“Karena percaya kepada pelaku, korban meminjamkan uang kepada pelaku secara bertahap mulai dari bulan September tahun 2020 sampai dengan bulan Juni tahun 2021 dan seluruh uang yang dipinjam berjumlah lebih kurang Rp382.250.000,” lanjut Gunar.

Agar YS semakin percaya dan terus meminjamkan uangnya, NR menjanjikan akan mengembalikan setelah invoice proyek di RAPP cair dan akan menjual tanah milik NR.

“Memang mereka ini belum pernah ketemu, hanya komunikasi melalui whatsap, setelah sekian lama hutang itu tidak dikembalikan, dan korban sadar kalau dia sudah ditipu. Akhirnya membuat laporan di Polres Siak,” ucap Gunar.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Atas laporan itu, kemudian Tim Satreskrim Polres Siak melakukan penyelidikan, dan menemukan keberadaan NR yang sedang berada di sebuah rumah kontrakan yang terletak di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.

“Tim kita bergerak cepat, dan menangkap pelaku pada hari Kamis 9 September 2021 lalu. Dan pelaku ini ternyata sudah menipu korban lain selain YS. Korban lain itu berinisial IR tetapi ditangani Polres Pelalawan karena TKP-nya di daerah Pelalawan,” ungkap Gunar.

Akibat perbuatan itu, NR disangkakan dengan pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 (Empat) tahun penjara.