Progresnya Dianggap Meresahkan, Warga Diingatkan Manfaat IPAL Bagi Lingkungan

banner 468x60

PEKANBARU – Pengerjaan jaringan perpipaan air limbah atau instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) di Kota Pekanbaru, yang dimulai sejak 2018 lalu telah menimbulkan banyak keresahan bagi warga. Apalagi pengerjaan ini sering menganggu pengguna jalan, karena memicu kemacetan, dan kerusakan jalan.

Namun demikian, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Provinsi Riau, Yenni Mulyadi mengingatkan bahwa manfaat IPAL sangat mendukung kesehatan lingkungan. Terutama bagi kesehatan air tanah dari pencemaran limbah.

banner 338x250

“Apalagi saat ini, banyak lokasi sumur rumah warga yang jaraknya tidak ideal dari jarak septic tank dan berpotensi pencemaran air. Padahal air dari sumur itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Senin (27/9/2021).

Menurutnya, jaringan IPAL nantinya akan memusatkan aliran limbah untuk kemudian diolah, sehingga aman saat dialirkan ke pembuangan. “Untuk pengolahannya akan kita bangun di Tenayan Raya, limbah dari rumah warga kita kumpulkan dan kita olah sampai aman untuk dialirkan kembali,” jelasnya.

Ia pun menerangkan, saat ini pengerjaan IPAL terbagi dalam empat pemetaan yang melingkupi sejumlah kecamatan di Kota Pekanbaru. Berdasarkan data pemetaan, ditargetkan pengerjaan IPAL untuk kecamatan Pekanbaru Kota dan Sukajadi akan selesai akhir tahun 2021.

“Sedangkan untuk Kecamatan Lima Puluh dan Senapelan itukan baru dimulai tahun 2020 lalu. Jadi ditargetkan selesai awal tahun 2023 mendatang,” pungkasnya.

banner 970x250