Di Panipahan Listrik Bisa Mati Belasan Kali Sehari

banner 468x60

BAGANSIAPIAPI – Entah karena layanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tak maksimal atau kemampuan warga yang terbatas, yang jelas dari 26.000 rumah di Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, Riau hanya 7.600 rumah yang menjadi pelanggan PLN.

Namun yang jelas, di daerah ini, listrik bisa mati beberapa kali dalam sehari dan kondisi ini sudah lama dirasakan masyarakat. Seperti Kamis (21/10/2021), listrik mengalami gangguan sejak jam 8 pagi hingga jam 16.00 WIB.

banner 338x250

Listrik di daerah ini dipasok dari UPPP (Unit Layanan Pelanggan Labuhan Bilik) Rantau Parapat, Sumatera Utara bukan dari UPPP Dumai – Riau.

Menurut warga setempat, penyebab listrik sering mati karena pasokan listrik di Panipahan berasal dari Labuhan Bilik, Sumatera Utara dan bukan dari UPPP (Unit Pekaksana Pelayanan Pelanggan) Dumai. Padahal jaringan listrik dari Pekaitan, Kubu milik UPPP Dumai sudah terpasang dan hanya sejauh 4 KM saja yang belum tersambung dari Sungai Daun, Pekaitan dan Kubu.

Sementara itu, Manager PT (Persero) PLN ULP Bagansiapiapi Syaid Tarmizi ST saat dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021) di ruang kerjanya tidak membantah listrik di Panipahan dan sekitarnya, sering mengalami hidup mati seperti yang dikeluhkan warga.

“Benar. Aliran listrik di Panipahan pasokanya berasal dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UPPP Labuhan Bilik) Sumut, dari Garda Induk Labuhan Bilik,” ucap cap Syaid Tarmizi.

Syaid menambahkan, Gardu Induk (GI) di Labuhan Bilik tersebut merupakan Gardu Induk baru beroperasional Agustus 2020 lalu sedangkan Kantor Sub PLN Panipahan berada dibawah PT (Persero) ULP Bagansiapiapi. “Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ucap Syaid di ruang kerjanya.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

banner 970x250