TEMBILAHAN –Kebakaran yang melanda rumah tinggal di RT. 01 RW. 02 Dusun Darul Makmur, Desa Jaya Bhakti, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mengakibatkan seorang penghuni rumah mengalami luka bakar.
Informasi yang diterima GoRiau.com, kebakaran terjadi pada Minggu (31/11/2021) sekira pukul 23.30 Wib.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Eddiwan Shasby menginformasikan berita tersebut.
Dia menyebut, peristiwa kebakaran rumah milik Heriyanto (40) itu, penyebabnya api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang menyambar selimut.
“Telah terjadi musibah kebakaran pemukiman masyarakat. Penyebab kebakaran diduga obat nyamuk bakar,” katanya.
Lanjut Eddiwan, seorang penghuni rumah Vika Rahmadani mengalami luka bakar pada kedua kaki dan langsung dilarikan ke Puskesmas Pengalihan Enok untuk mendapatkan perawatan dan penanganan medis.
Pemadaman dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan peralatan seadanya dan memanfaatkan sumber air dari parit dan sumur sekitar lokasi kejadian.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
“Api dapat dipadamkan sekitar pukul 00.00 Wib. Kerugian material ditaksir sekitar Rp 50 juta,” sebutnya.
Eddiwan menjelaskan, pada malam kehadian ketika hendak tidur Vika anak korban menyalakan obat nyamuk dengan beralaskan kertas buku di dalam kamarnya.
Sementara ayah Vika dan ibunya serta adiknya yang masih berumur 5 tahun tidur di kamar depan.
“Sekitar pukul 23.30 Wib Vika terbangun karena terasa panas dan ia melihat api sudah menjalar ke seluruh selimut. Ia terkejut dan menjerit meminta pertolongan,” jelas Eddiwan.
Mendengar jeritan anaknya, Harianto beserta istrinya terbangun dan dengan cepat lari keluar rumah sambil menggendong anaknya yang berumur 5 tahun.
“Sementara Vika sudah berada di luar dengan luka bakar pada bagian kaki. Api dengan cepat merambat ke dinding rumahnya. Mereka meminta pertolongan hingga akhirnya warga beramai-ramai datang untuk memadamkan api,” pungkas Eddiwan Shasby, Senin (1/11/2021).










