PEKANBARU – Wakil Ketua DPRD Riau dari Dapil Rokan Hulu, Syafaruddin Poti, menyayangkan pengunduran diri Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul, Abdul Haris secara mendadak saat perayaan HUT Rohul beberapa hari lalu.
Dikatakan Politisi PDIP ini, dia belum mengetahui secara pasti apa alasan Abdul Haris sampai mengundurkan diri. Namun, apapun alasannya, apa yang dilakukan Abdul Haris bukanlah sesuatu yang elok.
“Saya belum ketemu, saya belum tahu, tapi sebaiknya, sebagai abdi negara kalau diberi amanah dengan sumpah jabatan, harus siap melaksanakan tugasnya, di jabatan apapun, tak elok begini,” kata Poti, Jumat (22/10/2021).
Informasi yang beredar, Abdul Haris mengundurkan diri karena ingin fokus dengan pendidikannya. Namun, alasan ini menurut Poti tidak tepat. Sebab, banyak pejabat yang menyelesaikan kuliah dengan beban tugas jabatan.
“Jadi, ini tidak mungkin rasanya, tapi mungkin ada alasan pribadi yang saya sendiri belum tahu. Menurut saya, kalaupun evaluasi oleh pimpinan, ya itu bentuk tanggungjawabnya kepada pimpinan. Bupati itu kan atasan,” tuturnya.
Kedepannya, Poti berharap Bupati Rohul, Sukiman, bisa menunjuk Sekda defenitif yang memang bisa bertanggungjawab dan amanah dalam mengemban jabatan.
“Sekda itu kan tugasnya ke dalam, harus bisa mengayomi bawahannya, jangan keluar-keluar pula, tapi itu kembali kepada bupatinya, itu hak dia,” tutupnya.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Sekda Rohul, Abdul Haris mengundurkan diri dari jabatannya bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Rokan Hulu ke-22, Selasa 12 Oktober 2021 lalu. Hal ini diumumkan langsung oleh Bupati Rohul, Sukiman.










