Tak Hadir saat SKD, 288 Peserta CPNS di Pelalawan Gugur

banner 468x60

PANGKALAN KERINCI –Sebanyak 288 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tak hadir saat jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Gedung Daerah Laksmana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Akibatnya mereka dianggap gugur karena tak ada tes pengganti atau susulan. Secara otomatis, ratusan peserta CPNS ini tidak bisa mengikuti seleksi berikutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

banner 338x250

“Sampai hari ketujuh pelaksanaan SKD, 288 peserta yang tak hadir,” terang Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pelalawan, Fakhrurrozi, Selasa (19/10/2021).

SKD CPNS di Pelalawan berlangsung sejak tannggal 12 hingga 20 Oktober 2021. Setiap harinya, ada 4 sesi tes SKD yang dilaksanakan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) juga dibantu panitia daerah dari BKPSDM Pelalawan.

Setiap sesi diikuti 50 peserta sesuai dengan jumlah personal computer (PC) yang disiapkan panitia.

“Total peserta yang mengikuti SKD di Kabupaten Pelalawan mencapai 1.505 orang berdasarkan kelulusan seleksi administrasi beberapa waktu lalu,” ungkap Fakhrurozi.

Dalam pelaksanaan tes SKD, panitia menyewa genset sebagai sumber litriknya. Hal itu untuk mengantisipasi adanya gangguan. Menurut Fakhrurozi, penggunaan genset dipilih agar proses ujian berjalan lancar dan tidak terkendala dengan ketersediaan arus listrik.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Jika menggunakan pasokan listrik dari PLN ataupun BUMD Tuah Sekata, dikhawatirkan terjadi gangguan teknis hingga berpengaruh terhadap perangkat komputer dan jaringan yang digunakan.

Panitia tidak ingin berspekulasi dengan pemadaman listrik atau gangguan sejenisnya. “Sampai sekarang belum ada kendala pelaksana SKD yang akan berlangsung sampai 20 Oktober ini,” pungkas Fakhrurrozi, kepada GoRiau.com.

banner 970x250